GuidePedia

Oki, Global Post – Kerja nyata menjadi semangat peringatan HUT RI Ke-71 tahun 2016, kerja nyata juga motor penggerak pembangunan Ogan Komering Ilir yang dimulai dari Desa untuk mewujudkan Ogan Komering Ilir (OKI) Maju, Mandiri dan sejahtera (Mandira).

Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada pidato di sidang Paripurna DPR/DPD 2016, belum lama ini mengajak segenap elemen bangsa untuk bersinergi mengatasi kemiskinan, pengangguran serta ketimpangan dan kesenjangan sosial. Karena tanpa kerjasama, tanpa gotong royong akan digulung oleh arus sejarah.
“Karena dengan kerja nyata bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang, dengan kerja nyata bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa maju, menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri dan berbudaya,” tegas Jokowi.

Semangat kerja nyata memotivasi kita menuntaskan program pembangunan yang belum dituntaskan. Dengan dukungan semua pihak, kita yakin akan mencapai visi misi di sisa wkatu 2 tahun ini, ungkap Bupati OKI melalui Wakil Bupati OKI. H. M. Rifa’i, SE usai upacara peringatan detik-detik proklamasi di Halaman Pemkab OKI, belum lama ini.

Bupati OKI, Iskandar berkomitmen memprioritaskan pembangunan sesuai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang di  tingkat desa dan ditingkat Kecamatan. Sehingga perencanaan yang disusun berdasarkan penilaian kebutuhan masyarakat.

Sejumlah capaian pembangunan berhasil diraih Kabupaten OKI dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Antara lain, dibidang infrastruktur sepanjang 330,398 kilometer telah dibangun jalan poros desa, peningkatan jalan kabupaten sepanjang 934,38 kilometer. Kemudian, 150,96 km jaringan listrik masuk desa, 1078 unit jaringan air bersih untuk masyarakat Kabupaten OKI.

Dibidang pendidikan pada tahun ini Pemkab OKI menuntaskan program 1 desa 1 PAUD. Dibidang kesehatan, program 1 desa 1 Poskesdes tinggal menyisakan 4 desa lagi. Sedangkan dibidang pertanian, produksi padi OKI meningkat hingga 500 ribu ton. Bupati menargetkan produksi padi Kabupaten OKI menjadi 3 besar nasional.

Enam Agenda Penting Pembangunan OKI

      Menyediakan infrastruktur akses transportasi pedesaan pendukung pengembangan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri kecil.

Meningkatkan sumber daya manusia melalui peningkatan pemberdayaan masyarakat / pembinaan kelompok tani, kebun, ternak, nelayan, industri kecil, koperasi, pemuda dan lembaga fungsional dalam masyarakat.

Meningkatkan akses pendidikan dasar, kesehatan, air bersih, sanitasi, ketenagalistrikan, dan telekomunikasi.

Mengefektifkan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan, menciptakan nilai tambah dan pendapatan dari hasil produk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, serta memberikan akses permodalan bagi UMKM, Manajemen Usaha dan teknologi. (Kusyanto/Adv)

 
Top