GuidePedia

Bekasi, Global Post - Atas nama manajemen Notaris PPAT Halimah Sa’diyah, SH. MKn yang beralamat di Jl. Ir Juanda No. 110A Kota Bekasi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kerpada para pelanggan dan pengguna jasa Notasris, yang setia menggunakan produk dan jasa layanan kami hingga saat ini. Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus juga kami sampaikan kepada para mitra kerja Notaris yang telah menjadikan mitra dan memberikan kepercayaan kepada kami, semoga Notaris Halimah Sa’diyah, SH. MKn dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.
Demikan dikatakan Halimah Sa’diyah. Lebih jauh Halimah Sa’diyah mengatakan, Tugas dan wewenang Notaris mengacu pada wewenang yang diberikan secara atributif, oleh Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Walaupun secara administrasi Negara, Notaris dan PPAT tidak mungkin dijadikan sebagai pejabat public, melakukan tugas dan kewenangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau asas umum.
Notaris sebagai pejabat umum dan mandiri, note yang diterbitkan oleh Notaris. note benar adanya untuk dijadikan bukti jaminan karena dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Halimah Sa’diyah menegaskan bahwa pembuatan SKMHT adalah kewenangan Notaris, disamping itu juga PPAT berwenang membuat SKMHT. Apalagi dalam kebiasaan di lapangan setelah seorang menjadi PPAT, jabatan Notaris juga sudah dijabatnya. Dengan demikian atas dasar keyakinan PPAT sebagai pejabat yang akan mengirim APHT dan warkah serta surat lainnya, seperti Sertifikat hak milik, warka, persil dan lain lain, katanya.
Dalam kesempatan ini juga kami segenap jajaran Notaris PPAT Halimah Sa’diyah,  SH.MKn. mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H. Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maat Lahir Batin, ujarnya kepada Global Post diruang kerjanya. 
Masih kata Halimah Sa’diyah, asalkan data sudah lengkap, maka tidak ada keraguan lagi bagi Notaris sekaligus sebagai PPAT untuk mengeluarkan cover note, agar dengan kepercayaan dari Notaris dan debitur pemberi hak tanggungan. Dalam tugas dan kewenangan antara PPAT dan Notaris apalagi kewenangan Notaris dikuatkan dengan Undang-undang, sedangkan PPAT hanya dikuatkan dengan Peraturan Pemerintah (disingkat PP) tentang Peraturan Jabatan Pembuat Akta Tanah (disingkat PJPPAT).
Notaris yang diprioritaskan untuk menerbitkan SKMHT bagi pihak yang ingin mengajukan kuasa membebankan hak tanggungan, bahwa kata yang lebih tepat adalah bukan “surat” tetapi Akta, kata Halimah Sa’diyah.
Di jelaskan oleh Halimah, Maka PPAT  dapat saja membuat SKMHT untuk kepentingan para pihak. Pejabat Notaris sebagai pejabat yang akan mengeluarkan akta, agar dapat dipercaya. Untuk pembuatan akta yang otentik maka jabatan Notaris adalah jabatan yang mulia yang membuktikan berkewajiban. Oleh karena fungsi Notaris banyak terlibat dalam beberapa lingkungan dan situasi dalam kehidupan  masyarakat.
Notaris berwenang membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dan/ atau yang dikehendaki oleh yang berkepentingan untuk dinyatakan dalam akta otentik, menjamin kepastian tanggal pembuatan akta, menyimpan akta, memberikan grosse, salinan dan kutipan akta, semuanya itu sepanjang pembuatan akta-akta itu tidak juga ditugaskan atau dikecualikan kepada pejabat lain atau orang lain yang ditetapkan oleh undang-undang, demikian penjelasan pamungkas Halimah Sa’diyah dalam mengakhiri perbincangannya dengan Global Post. (Agus)
 
Top