GuidePedia

Nisel, Global Post - Meningkatkan pasokan listrik di Kepulauan Nias, PT. PLN Cabang Gunung Sitoli undang Pemkab Nisel untuk menghadiri rapat di Kantor PLN Cabang Gusit untuk melakukan pembahasan tentang lokasi pembangunan Gardu Induk di Nias Selatan (16/6).

Dalam Rapat tersebut, PT. PLN meminta Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menyediakan lahan yang sesuai untuk membangun Gardu Induk di Nias Selatan. Sebagai pertimbangan, Pihak PT. PLN menyampaikan bahwa peralatan yang akan dibawa untuk membangun Gardu Induk mencapai 30 Ton sehingga memerlukan sarana jalan yang baik agar tidak menghambat proses pembangunannya. Luas tanah yang dibutuhkan mencapai 2 Ha dan akan dibangun tower transmisi jaringan tegangan tinggi 70 Kv dari Kecamatan Idanoi sampai Gudang Induk di Telukdalam diperkirakan kurang lebih 380 titik.

Pembangunan Gardu Induk bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kepulauan Nias yang mencapai 25 Mw. Pembanguanan Gardu Induk tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember mendatang dan dapat dipastikan kebutuhan masyarakat akan pasokan energi dapat terpenuhi.

Melihat hal itu, Wakil Bupati Nias Selatan Sozanolo Ndruru menyampaikan bahwa, Pemkab Nisel akan mendukung penuh kegiatan PT. PLN dalam membangun Gardu Induk di Kabupaten Nias Selatan. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan telah menyediakan 3 lokasi yang akan dihibahkan kepada PT.PLN yakni lokasi Balai Benih Induk (BBI) dengan luas 6,5 Ha. yang berada di desa Bawonifauso Kec. Telukdalam, lokasi Tempat Penampungan Ikan (TPI) dengan luas 2 Ha di Jln. Pramuka Kelurahan Telukdalam Kec. Telukdalam dan tanah Alo'oa dengan luas 5 Ha. di Desa Bawofanayama Kec. Fanayama.
Dari ketiga lokasi yang ditawarkan pemerintah tersebut, pihak PT. PLN telah mensurvey tanah Alo'oa dan akan mensurvey kedua lokasi lainnya pada hari jum'at 17 juni 2016. (tim)

 
Top