GuidePedia


Karimun, Global Post - Kantor wilayah Direktorat  Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepri Tanjung Balai Karimun pada Kamis (1/7) sekitar pukul 9:30 wib menggelar acara hibah barang milik Negara (BMN) pada tiga panti asuhan dan dua yayasan di wilayah Kabupaten Karimun barang yang dihibahkan dianatanya 225  karung beras , 14 karung beras ketan, dan 134 karung gula pasir dengan total yang diserahkan sebanyak 13 ton lebih diperkirakan senilai Rp 50.070.300.

Keseluruhan barang milik Negara itu adalah merupakan hasil Tangkapan di Tahun 2015 dan juga Tahun 2016, dari empat kasus penyelundupan yakni KM lumba-lumba 1, KM tanpa nama, KM Rahma Dinda, dan KM Haykal. Muatan keempat kapal berupa beras, beras ketan, dan gula pasir,dihibahkan keyayasan Ar-Raudah sebanyak beras 94 karung, beras ketan 4 karung, dan gula 49 karung. Panti Asuhan Hidayatullah beras 43 karung, beras ketan 2 karung, dan gula 22 karung. Yayasan Darul Taufiq beras 53 karung, beras ketan 3 karung, dan gula 28 karung. Panti Asuhan Miftahul Jannah beras 51 karung, beras ketan 3 karung, dan gula 26 karung. Panti Asuhan Muhammadiyah beras 14 karung, beras ketan 2 karung, dan gula 9 karung.

Kanwil DJBC khusus Kepri, Parjiya mengatakan, latar belakang dan tujuan diserahkannya hibah berupa sembako adalah bahwa yayasan/ Panti Asuhan yang mengajukan surat permohonan memiliki keterbatasan dana, sehingga pemenuhan kebutuhan bahan pokok sangat terbatas. Kemudian kepala Kanwil DJBC khusus Kepri Parjiya menyebutkan berdasarkan pasal 18 peraturan Menteri keuangan nomor 62/PMK.04/2011 jo. Pasal 11 peraturan Menteri keuangan nomor 240/PMK.06/2012. Salah satu peruntukkan  barang milik Negara adalah di hibahkan  untuk penyelenggaraan pemerintahan Negara /daerah, kepentingan sosial, keagamaan, atau kemanusiaan.

Sementara wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dalam sambutannya mengatakan, mengenai masalah hibah memang masyarakat Karimun sangat mengharapkan bahwa Kanwil DJBC yang menangkap barang-barang kebutuhan bahan pokok sebaiknya dihibahkan dari pada dibakar atau dimusnahkan “Hal ini pernah disampaikan kepada saya dan tentu ini suara masyarakat, tapi memang tangkapan yang akan diserahkan atau dihibahkan itu ada aturan ketentuan yang harus dijalankan, sehingga yang memberi dan yang menerima saling mengerti,“ kata Anwar Hasyim.

Selanjutnya kepala Kanwil khusus DJBC Kepri, Parjiya dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, menyerahkan secara simbolis hibah barang milik Negara kepada pengurus masing-masing tiga Panti Asuhan dan dua yayasan di wilayah Kabupaten Karimun. Dengan disaksikan pejabat teras DJBC Kepri Raden Evy Suhartantyo Kabid penindakan dan sarana operasi (PSO). Kabid penyelidikan Winarko. DS serta FKPD Kabupaten Karimun Kapolres AKBP Armaini, dan Lanal,  Dandim, dan Kadinsos Karimun. (Hs/Rn)
 
Top