GuidePedia

Karimun, Global Post - Bupati Karimun membuka musrenbang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) di Balai Nilam Sari Kantor Bupati Karimun (28/7) yang dimulai sekitar pukul 09.00 wib. Musrenbang RPJMD Kabupaten Karimun 2016-2021 merupakan penjabaran visi misi dan program lima tahun kedepan untuk menjadikan Kabupaten Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang dimaksudnya adalah, dimulai dari pengelolaan berbagai sektor yang mampu meningkatkan pendapatan daerah seperti sektor jasa, sektor kemaritiman, perikanan, pengelolaan STS dan TMKS yang harus dikembangkan sehingga bisa menambah pendapatan Asli Daerah (PAD). 
 
Pengembangan sektor khususnya STS menurut Rafiq sampai saat ini tak kunjung memberikan sesuatu yang berarti bagi daerah. Sehingga harus betul-betul dikelola dengan baik dan akan segera diperbaiki dimana yang keliru. 
Melalui musrenbang RPJMD kali ini, masyarakat dapat mengetahui substansi proses penyusunan, sekaligus memberikan masukan guna perbaikan terhadap konsep pembangunan,” ujarnya Rafiq. 
Menurutnya sektor industri, khususnya pengelolaan yang masih perlu ditingkatkan. Mengingat Kabupaten Karimun termasuk salah satu kawasan yang mendapat keistimewaan sebagai kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas peningkatan Infrastruktur penunjang berkembangnya Industri. Berikutnya, meningkatkan jumlah industri manufaktur “industri manufaktur merupakan peluang yang harus dioptimalkan untuk menguatkan usaha mikro kecil dan menengah. Keistimewaan sebagai kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas harus benar–benar dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pelaku usaha,” kata Rafiq.
Berikutnya kegiatan musrenbang RPJMD ini yang dihadiri para FKPD Kabupaten Karimun dan seluruh kepala SKPD, Camat, Tokoh Masyarakat, Ormas dan organisasi lainnya. (Hs/Rn)
 
Top