GuidePedia

Bandung, Global Post - Negara Indonesia merupakan peringkat ke 3 (tiga) penderita AIDS sedunia dan Jawa Barat adalah Provinsi ke 3 (tiga) paling besar dari seluruh Indonesia penderita AIDS, hal itu diketahui berdasarkan data dari WHO. 

AIDS dan Narkoba sangat dekat hubungannya, cara penularannya paling cepat menggunakan jarum suntik selain dari hubungan sex bebas. Untuk mengantisapasi berjangkitnya jumlah penderita AIDS dan pemakai Narkoba, Perhimpunan Wartawan Republik Indonesia Bersatu (PWRI Bersatu) akan memproklamirkan serta mensosialisasikan STOP Narkoba dan HIV di kalangan remaja serta anak-anak sekolah pada tahun ini.

PWRI Bersatu dalam menjalankan program kerjanya ke depan akan melibatkan sekolah-sekolah, Instansi Pemerintah ataupun Swasta, TNI/POLRI, LBH, Ormas, LSM se Jawa Barat. 

Narkotika seperti obat-obatan, ganja, minuman keras yang di oplos sangat marak dan malah terang-terangan dilakukan oleh masyarakat. Hal yang seperti ini sangat merusak generasi muda kita untuk bisa menjadi seorang pemimpin bangsa ini.

Ditambah lagi dengan melakukan sex bebas dan berganti-ganti pasangan, sex sejenis akan mudah terjangkitnya virus HIV (AIDS).

PWRI Bersatu ini selain menjadikan organisasi lain dari yang lain juga mempunyai tujuan yang bersifat sosial. PWRI Bersatu ini merupakan salah satu Asosiasi Wartawan yang ada di Indonesia.

PWRI Bersatu bertujuan untuk menjadi wadah atau payung bagi wartawan, media cetak dan elektronik bisa menyatukan visi dan misi serta kode etik ke Wartawanan.

Pada saat ini masih banyak oknum wartawan yang melanggar kode etik kejurnalistikan, wartawan bodrek, wartawan tanpa surat kabar, dan dengan adanya asosiasi ini bisa memberantas oknum-oknum wartawan yang nakal. 

Kedepannya dengan di sahkan UU Jurnalistik yang baru, setiap wartawan, media cetak, media elektronik dan media online harus tergabung dalam salah satu Asosiasi Jurnalistik dalam menjalankan tugasnya sebagai jasa informasi. (ARV)
 
Top