GuidePedia

Depok, Global Post - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menagerkan semua sekolah SMP dan SMA dapat menggelar Ujian Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2017 mendatang. Target tersebut diungkapkan Walikota Depok M. Idris Abdul Shomad usai meninjau pelaksanaan UN SMP hari pertama di SMPN 12 dan SMP Tritura di Kecamatan Tapos, Depok. Senin (9/5) lalu.
 
Dikatakan Idris, target itu sangat realistis karena kendala pelaksanaan UNBK adalah lebih  kepada sumber daya manusia (SDM) atau tenaga guru dan tenaga IT. Sehingga akan dianggarkan untuk pelatihan tenaga IT di SDM pendidikan di Depok, ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok H. Herry Pansila yang mendampingi walikota meninjau pelaksanaan UN di dua SMP. Kemampuan SDM  mengenai IT adalah kendala utama setiap sekolah  dalam pelaksanaan UN berbasis computer. Karenanya telah dianggarkan pelatihan IT bagi tenaga pendidik agar sekolah mampu  menggelar UN berbasis computer di tahun 2017 mendatang. Sehingga tahun depan seratus persen sekolah negeri di Depok menggelar UN berbasis computer, tegasnya.

Selain SDM,  kendala lain yang ada adalah sarana dan prasarana computer. Namun hal itu akan mudah diatasi dengan banyak alternative misalnya menggunakan computer lembaga atau menyewa, yang terpenting, lanjut Herry, jika para guru sudah mendapat pelatihan IT, maka hal itu bisa diatasi dengan mudah.

Disinggung jumlah peserta UN SMP di seluruh Kota Depok Herry mengatakan sebanyak 26.957 siswa. UN SMP tahun ini dari 26 SMP Negeri di Depok tidak satupun yang menggelar UN berbasis computer karena ketidak siapan SDM yang ada. Sementara yang menggelar  UN SMP berbasis computer di Depok hanya ada tiga sekolah dan semuanya swasta, paparnya. (jopi)
<
 
Top