GuidePedia

Tanaman kelapa perkembangannya merata di seluruh wilayah Kecamatan kecuali KecamatanTosaridengan optimalisasi lahan intensif.  Pengembangan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi serta Rehabilitasi diarahkan pada 23 Kecamatan dan sekaligus sebagai usaha penghijauan serta konservasi tanah.

Dalam rangka peningkatan produksi dan pengembangan tanaman kelapa, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan program kegiatan pengembangan tanaman kelapa genjah dan kelapa dalam di wilayah kecamatan. Potensi kelapa serta pengembangan agensia hayati (Metarhizium anisopliae) untuk membasmi hama kwangwung pada tanaman kelapa.

Dan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani kelapa pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan bekerjasama dengan AEC (Agroindustrial Eksport Cluster) Depok – Provinsi Banten untuk meningkankan SDM petani dalam pengolahan kelapa menjadi aneka produk olahan kelapa.

Sementara AEC Kabupaten Pasuruan mulai merintis kegiatan kemitraan dengan The Green coco island, dengan dimulai pelatihan pembuatan  produk berbasis kelapa pada tanggal 15 – 19 Maret 2016 lalu.

Pelatihan dilaksanakan di Training Camp The Green Coco Island Depok. Data tahun 2005 menyebutkan luas areal tanaman kelapa 3.601 Ha dengan sentra tanaman di Kecamatan Purwodadi 674 Ha, Kec. Winongan 289 Ha, Kecamatan Rejoso 348 Ha, sementara sisanya tersebar di Kecamatan lainnya kecuali Tosari.

Produksi Kelapa secara keseluruhan mencapai 2.526 ton (stara Kopra), Produksi Kelapa tersebut masih dapat ditingkatkan melalui perbaikan mutu pemeliharaan dan pengembangan kelapa agar dicapai produksi yang cukup.

Belum optimalnya produksi kelapa di Kabupaten Pasuruan antara lain karena jumlah populasi tanaman kelapa masih terbatas dan pola usaha tani masih dilakukan secara sambilan (bukan merupakan tanaman pokok), sehingga intensifikasi kelapa masih harus ditingkatkan. (R. Hamzah)
 
Top