GuidePedia

Batam, Global Post - Warga yang bermukim di kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung datang berduyung-duyung ke kantor lurah Sei Langkai untuk mengambil jatah pembagian beras untuk warga miskin (Raskin) pereode bulan Februari 2016 lalu. 
 
Berdasarkan Pantauan media ini di kantor lurah kelurahan Sei Langkai warga tampak memadati kantor lurah, Senin (21/2) sekitar pukul 14.00, yang mengakibatkan pintu masuk di padati warga. Jatah bagi setiap Rumah Tangga tepat sasaran menerima Raskin 15 kg per Kepala Keluarga (KK) dengan harga perpaket Rp 24.000. Hal ini sesuai dengan keterangan lurah Sei Langkai Harianus, bahwa penerima beras Raskin berjumlah 945 KK atau RTS.

Meski dipadati pengunjung yang antri untuk ambil bagian, situasi saat pembagian raskin di kantor lurah ini tetap pelayanannya berjalan sebagaimana mestinya. Sekalipun para pegawai kelurahan yang melayani warga merasa kewalahan dan kecapean. 

Data penerima raskin atau RTS perlu adanya perbaikan kembali sebab data yang di pergunakan untuk penerima Raskin data tahun 2014 silam. Salah satu warga yang tidak mau namanya dipublikasikan mengatakan bahwa penerima Raskin atau Rumah Tangga Sasaran tidaklah semua warga yang kurang mampu, “boleh di cek kelokasi. Kemungkinan tahun sebelumnya keadaannya susah, tapi saat ini ekonominya sudah lumayan. Bahkan yang Rumahnya bertingkat dapat Raskin. Kami berharap kepada pemerintah Kota Batam agar perlu diadakan pendataan ulang mana yang patut dapat ya dapat mana yang tidak pantas dapat Raskin ya tidak. Tolak ukur yang di jadikan pemerintah pusat mengenai warga miskin belum begitu akurat. Perlu adanya pendataan langsung dari keluarahan atau pun dari RT/RW setempat,” ujarnya. (Tombang)




 
Top