GuidePedia

Pagaralam, Global Post - Pemberantasan Narkotika dan Obat-obatan terlarang yang terus di galakan oleh pemerintah dan pihak kepolisian serta Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik tokoh masyarakat maupun unsur masyarakat.
 
Belum lama ini di Kota Pagaralam telah dibekuk bandar Narkoba Jhonson alias Tong, yang dilakukan oleh kepolisian resort Kota Pagaralam bersama BNN, yang banyak menuai pujian karena keberhasilan tersebut,  dan saat ini pendalaman terus dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap tersangka bandar narkoba Jhonson.

Dari penangkapan tersebut bahkan ada juga menuai cibiran, dari pembayaran upeti serta menerima suap yang ditudingkan kepada beberpa oknum, seperti oknum BNN Kota Pagaralam juga tak luput dari dugaan suap tersebut.
Kepala BNN kota Pagaralam Sudran Ghafar saat ditemui di kantornya, untuk mengkonfirmasi prihal tersebut kepada Global Post “mengatakan”, bahwa pihaknya membantah keras kabar tersebut, dan yakin bahwa pihak BNN kota Pagaralam tidak ada yang menerima suap atau upeti dari bandar narkoba “ tegasnya”.

Sudran juga menambahkan, bahwa pihaknya tetap komitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah kota Pagaralam khususnya, tanpa pandang bulu siapapun atau apapun adanya oknum yang membekingi bandar- bandar narkoba ini, bahkan kami rencananya akan mendapat bantuan dari BBN pusat yaitu anjing pelacak untuk lebih mengoptimalkan penindakan dan pemberantasan narkoba, yang saat ini sudah sangat menghawatirkan, tambahnya.

“Kami menghormati proses yang tengah dilakukan oleh polres kota Pagaralam saat ini, kita akan lihat serta ikuti perkembanganya, kalaupun nantinya dalam proses pengembangan ditemukan adanya oknum kami dari BNN yang menerima suap, kami persilahkan untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya. (eddy)
 
Top