GuidePedia

Batam, Global Post - Di wilayah hukum Polsek Sekupang beberapa lokasi rawan terjadinya pencurian dan perampasan (curas) serta jambret. Seperti dijelaskan Kapolsek Sekupang melalui Kanit Reskrim Iptu Marzuki Zan, Sabtu (23/1/2016) sore di kantornya.
 
Beberapa wilayah itu yang kerap terjadi selama ini adalah di titik jalan Mata Kucing, Temiang, depan perumahan Southlink Tiban, Mentarau, daerah Tanjungriau atau Jalan KH Haji Ahmad Dahlan.

Sementara untuk pencurian kendaraan bermotor umumnya terjadi di perumahan-perumahan dan tempat peberlanjaan seperti pasar. "Makanya kami himbau kepada warga perumahan pasang safety, kalau bisa pasang CCTV. Artinya jangan memberikan peluang kepada pencuri masuk, buat motor harus pasang gembok tambahan," katanya Marzuki Zan didampingi PS Panit Lidik Polsek Sekupang Bripka Agus Handoyo.

Selain itu, himbau Marzuki Zan, bila warga perumahan meninggalkan rumah beritahu tetangga, agar bisa saling menjaga satu sama lainnya. "Harus ada komunikasi yang baik, makanya bertetangga harus lah baik," tambahnya.

Selain itu, himbau Marzuki Zan khusus di wilayah hukum Polsek Sekupang, agar pemilil kost bagi penyewa harus dimintai semua identitas untuk kemudian diserahkan kepada Ketua RT-RW setempat. Agar bisa membantu polisi mengungkap identitas penjahat sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Untuk orang baru yang tinggal diberikan syarat wajib lapor 24x1 jam, setiap orang yang menyewa wajib ambil identitas dan difoto orang tersebut. Dan tanya penyewa itu bersama siapa, jadi biar jelas daerah kita bebas dari hal-hal yang tak diinginkan," papar Marzuki Zan. (Tombang)
 
Top