GuidePedia

Garut, Global Post - Pengganggu tanaman atau hama jenis wereng coklat berlangsung begitu cepat menyerang sejumlah titik areal tanaman padi di sejumlah Desa sekitar Kecamatan Leles Kabupaten Garut, akibatnya banyak tanaman padi menjadi kering.

Para petani di Desa kandang Mukti Kabupaten Garut gagal panen, meskipun hama tersebut sudah di obat oleh bermacam merek tetap saja hama wereng tersebut tidak mati, demikian dikatakan Tohidin seorang petani di Desa Kandang Mukti Kecamatan Leles kabupaten Garut.

Menurut Eno ketua RW 1 Desa kandang Mukti mengatakan, para petani di Desa ini mengalami kerugian yang cukup besar karena antara satu hingga tiga petak lahan tanaman padi mereka tak bisa dipanen dikarenakan padi yang siap di panen sudah mengering total diserang hama wereng coklat tanpa buah butir padi.

“Kepada Dinas pertanian Kabupaten Garut berharap ada bantuan untuk menangani hama wereng coklat sebab pestisida yang dimiliki tidak cukup dan tidak mempan untuk memberantas hama wereng coklat tersebut,” ungkapnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kecamatan Leles, Endra ditemui di kantonya, Senen (4/1/2016) mengakui adanya serangan hama wereng coklat yang merusak tanaman padi di beberapa desa di Kecamatan Leles.

“Hama wereng coklat bukan hanya di Desa kandang Mukti saja melainkan sudah menyerang Desa Jangkurang, Desa Cipancar dan Desa Lempang diperkirakan yang kena hama wereng coklat seluas 20 hektar di empat Desa Kecamatan Leles kabupaten Garut,” ujarnya.

Padahal dari pihak UPTD pertanian Kecamatan Leles sudah memberikan penyuluhan termasuk memberikan informasi obat obatan yang khusus membasmi hama wereng coklat terhadap para petani.

“Penyebab serangan hama wereng coklat adanya penananam padi tidak ada keseragaman, kalau waktu itu penanaman padi ada keseragaman tentunya lebih mudah menanganinya,” katanya.

Langkah yang dilakukan dengan memberikan peringatan kepada petani. Jika menemukan bekas serangan hama wereng coklat, petani diharapkan segera menanganinya dengan melakukan penyemprotan pestisida penangkal hama wereng.

“Petani diharapkan segera melapor ke pihak UPTD pertanian Kecamatan Leles bila ada tanda tanaman padi diserang hama wereng jangan sampai padi sudah habis di serang hama wereng baru melapor,” tandasnya. (Syaiful Noor)
 
Top