GuidePedia


Bandung, Global Post - Salah satu bentuk, untuk mewujudkan dan mengimplementasikan kurikulum 2013 (kursita) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, menggelar kegiatn praktek pembelajaran melalui program one day learning (satu hari belajar) di Dinas Pendidikan.
 
Kegiatan yang dimulai pada bulan Januari sampai dengan Desember 2016 ini diselenggarakan setiap hari Senin bertempat di Kantor Disdik Jabar, Jalan Dr. Rajiman No 6 Kota Bandung. 

Pada saat kegiatan pertama yang digelar siswa/siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Gugus  XX Kabupaten Subang, Senin (11/1/2016) beberapa hari lau, Kadisdik Jabar, Dr. H. Asep Hilman, menuturkan, program one day learning ini merupakan salah satu solusi untuk mengevaluasi hasil pembelajaran di sekolah.

Program ini juga salah satu bentuk dalam rangka untuk mewujudkan pengimplentasian kurikulum 2013. “Maka dari itu, kami menginstruksikan kepada para Ketua Gugus/Kepala SLB se Jawa Barat untuk mengikuti program kegiatan praktek pembelajaran ini,” ujar Asep Hilman, pekan kemarin.

Semengtara, Kepala Bidang PK.PLK Disdik Jabar  DR. H. Dadang Rahman Munandar, M.Pd, menambahkan, one day learning program pertama kali digagas dalam upaya untuk membangun kebersamaan antara SLB dengan Disdik Jabar. “Sebagai institusi pembangunan pendidikan, Disdik Jabar pembina utama untuk SLB di Jabar,”kata Dadang.

Menurut dia, kegiatan praktek pembelajaran selain solusi dan evaluasi pembelajaran hasil di sekolah, program ini sebagai ajang aktualisasi potensi peserta didik anak berkebutuhan khusus. Karena, kata Dadang, ada beberapa bidang materi yang ditampilkan. Bidang Kesenian misalnya, Seni Tari, Menyanyi, Melukis, Puisi, Pantomim, Degung, Angklung, Electone dan lain lain.

Bidang study Agama, meliputi praktek Wudhu, praktek Sholat dan Baca Alquran. Untuk Bidang Olahraga, Catur, Bulutangkis, Toplay. Setiap sekolah menurutnya, dapat mengirimkan satu, dua atau tiga bidang study. “Dengan membawa alat dan perlengkapan, yang diperlukan,” ungkapnya. (Herman. S)
 
Top