GuidePedia

Indramayu, Global Post - Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang baik maka harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung, secara mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga.

Terkait dengan pelaksanaan Rutilahu, terlihat antusiasme masyarakat, kelurahan bojongsari kecamatan Indramayu dalam melaksanakan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), bantuan stimulan dari Kementerian Sosial  (Kemensos) RI  sebesar Rp 10 juta per I unit  tampak dan terlihat sangat aktif dan saling bahu-membahu memperbaiki dalam kelompoknya.
 
RW Cito selaku kordinator Rutilahu didampingi Heri, disela kesibukanya masih sempat menguraikan atas penerimaan dana stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayahnya. “Kami merasa sangat bangga kepada warga dan ketua kelompok penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, menjadi layak huni, tampak rasa tanggung jawab dan kebersamaan untuk membangun rumahnya menjadi sangat penting, lihat saja semuanya terlibat membangun, baik perempuan,  anak  anak,  orang  tua,  tetangga, dan ketua kelompok turut aktif membantu memperbaiki rumah penerima,” paparnya.

Lanjut Cito, Jumlah seluruhnya untuk Kelurahan Bojongsari sebanyak 20 unit rumah, dan  sudah  diperbaiki. “Kami dan masyarakat Kelurahan Bojongsari mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Menteri Sosial dan Bupati Indramayu sehingga rumah rumah kumuh bisa terkurangi,” katanya.

Sementara itu, Kepala kelurahan Bojongsari H. Samsudin, S.Pd.I ketika di konfirmasi diruang kerjanya membenarkan atas pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni.“Ya, betul pelaksanaan perbaikan rumah untuk Kelurahan Bojongsari semuanya sudah dilaksanakan, kami hanya memantau saja barangkali ada kesalahan, semuanya, baik rekening penerima maupun pembelian material dilakukan oleh ketua kelompok.Kami juga memberi apresiasi atas pelaksanaan perbaikan rumah diKelurahan Bojongsari semua komponen yang terlibat menangani rutilahu tampak terlihat dan berperan aktif,” terangnya.

Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Kelurahan Bojongsari Warih dan Wiryanto mengatakan hal yang sama, sangat sejalan dengan pola dan gagasan Bupati Indramayu yang seringkali diucapkan setiap pelaksanaan pembangunan baik infrastruktur jalan dan pembangunan lainnya, harus ditujukan bagi kemajuan rakyat, begitu juga dengan perbaikan rumah tidak layak huni di Kelurahan Bojongsari Kecamatan Indramayu semua komponen masyarakat desa turut berperan aktif dalam membangun. 

“Begitulah yang sebenaranya bahwa dana stimulan adalah dana untuk merangsang pertumbuhan ekonomi,” tandasnya. (Tedy)
 
Top