GuidePedia


Karawang, Global Post - Upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sumberdaya manusia bagi pengurus maupun anggota Ormas Islam di Kabupaten Karawang, serta untuk lebih memahami fungsi dan tugas bagi ormas islam yang sesuai dengan ketentuan/aturan yang berlaku, mendukung dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Karawang mewujudkan Ukhuwah Islamiyah.
Berkaitan dengan hal tersebut, Maka Bagian Kesra Setda Kabupaten Karawang menyelenggarakan Pembinaan dan Sosialisasi Ormas Islam Kabupaten Karawang Tahun 2015, bertempat di gedung serbaguna RM. Indoalamsari, dibuka secara resmi oleh Asisten Pembangunan Hadis Herdina,SH,MM. Senin (14/12).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pembangunan, Plt. Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan, organisasi masyarakat islam (Ormas Islam)  merupakan bagian tak terpisahkan dalam perkembangan islam di Indonesia, karena ormas islam memiliki peran yang sangat penting dan strategis bagi perkembangan dakwah Islam. Ormas merupakan organisasi yang tidak berhubungan dengan politik namun perannya sangat dirasakan tidak terkecuali dalam dunia politik. Namun demikian ormas islam jangan sampai termasuk dalam peribahasa kacang lupa kulitnya, dimana ormas islam hanya dijadikan sasaran antara untuk tujuan-tujuan politik dengan mengabaikan sejarah berdirinya ormas islam.

Lebih lanjut dikatakan dr. Cellica Nurrachadiana, oleh karena itu melalui kegiatan ini, Beliau mengajak kepada seluruh pimpinan dan anggota organisasi masyarakat yang berbasis islam seperti NU, Muhamadiyah, Persis, Alirsyad, Mathlaul Anwar, MUI dan ormas islam lainnya untuk menyatukan langkah, merapatkan barisan, meluruskan niat dan tujuan dalam pembinaan umat, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas keimanan, ketaqwaan dan pendidikan generasi muda islam agar mereka menjadi generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam persaingan global melalui penguasaan ilmu pengethuan dan teknologi yang berbasis kekuatan aqidah islamiyah.

Menurut Plt.Bupati, ormas islam saat ini, apapun namanya, harus senantiasa menjadikan sejarah ormas islam di jaman sebelum merdeka, saat memperjuangkan dan merebut kemerdekaan serta saat mempertahankan kemerdekaan yang ikhlash dalam berdakwah, berjuang dan beramal untuk memsyiárkan agama sebagai spirit utama kita semua dalam membangun masyarakat yang Berakhlakul Karimah, cerdas, memiliki semangat untuk bersatu dan saling membantu, agar kehadiran ormas islam di Kabupaten Karawang khususnya, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Terakhir, Beliau berharap kepada peserta, agar mengikuti kegiatan tersebut dari awal sampai akhir, sehingga hasil dari kegiatan ini dapat dijadikan referensi dalam kegiatan dakwah dan pembinaan umat.

Sementara itu Menurut Maman Supratman, BA selaku ketua penyelenggara menyampaikan bahwa Tema kegiatan ini adalah, Memperkokoh persatuan dan kesatuan umat Islam dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Karawang yang religius, harmonis dan sejahtera. Kegiatan ini adalah yang ketiga kalinya yang dimulai sebelumnya pada Tahun 2013 dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 130 orang yang terdiri dari; Penyuluh Agama 30 orang, Kasi Kesos Kecamatan 30 orang, 70 orang dari unsur ormas islam yaitu NU, Muhammadiyah, Mathlaul Anwar, Persis, Al-irsyad, Sertikat Islam, FPI, dan persatuan islam Tionghoa Indonesia. (Sent)
 
Top