GuidePedia

Jakarta, Global Post - Sebagai bentuk komitmen dalam upaya menciptakan kesadaran disiplin berkendara, antisipasi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, jajaran Polsek Metro Kemayoran, Jakarta Pusat melakukan Operasi Cipta Kondisi pada sabtu (5/12)lalu. Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Metro Kemayoran Kompol Bimo Setyo Anggoro, SH, SIK, tidak hanya merazia kendaraan bermotor, namun juga senjata tajam dan minuman keras.
 
“Kegiatan operasi ini merupakan upaya pencegahan terhadap tindak kriminalitas, seperti curanmor, curas, curat dan tawuran remaja. Razia yang berlangsung selama 4 jam, dimulai sejak pukul 23.00 Wib, pada sabtu (5/12), hingga pukul 03.00 Wib, Minggu (6/12), dilakukan secara edukatif dan simpatik kepada warga masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Kemayoran, guna memberikan peningkatan perlindungan, rasa aman dan nyaman, termasuk mendorong para pengendara dalam berdisiplin,”  jelas Kapolsek.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam berkendara, khususnya para remaja masih kurang. Ini terlihat dari maraknya remaja yang tidak memakai helm, tanpa surat berkendara, bahkan cenderung melawan arus.
“Kendaraan yang bermasalah diamankan dan dibawa ke Polsek Kemayoran untuk dicek dengan akses data yang ada di Reskrim Polsek. Sedangkan Miras dan oplosan akan ditelusuri darimana asalnya,” katanya.
Dari hasil razia yang dilakukan jajaran Polsek Metro Kemayoran ini berhasil menjaring 50 unit motor tanpa kelengkapan berkendara dan ditemukan 5 botol miras jenis wisky dan oplosan, kebanyakan pengendaranya adalah para remaja usia tanggung.

“Sangat berbahaya apabila mengkonsumsi miras dalam berkendara, karenadapat  mengakibatkan kematian dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Bagipenggendara yang ingin mengambil kendaraannya di Polsek, agar melengkapi kendaraannya dan membawa kelengkapan surat berkendara, seperti SIM, STNK helm, spion dan plat nomor,’’ pungkas Kapolsek Bimo Setyo Anggoro, SH, SIK.(Shendy)
 
Top