GuidePedia

Bengkulu, Global Post - Setelah berlangsung selama 20 hari, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 95 resmi ditutup. Pelaksanaan TMMD dikota Bengkulu difokuskan di Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar.

Dalam laporan Dansatgas TMMD yang juga Dandim 0407 Letkol Czi Muhammad Said, ada tiga over prestasi yang dicatatkan dalam kegiatan tersebut. Rehab Pos Kamling sebanyak 2 unit, rehab tempat wudhu Masjid sebanyak 1 unit dan pembuatan jalan Makam sepanjang 200 Meter.

Upacara penutupan yang dilaksanakan di lapangan Sepakbola Penjaskes UNIB, Air Sebakul Rabu (28/10) berjalanmulus. TMMD yang dimulai tanggal 08 Oktober lalu telah menyelesaikan pembuatan badan jalan sepanjang 540 meter dan pengerasan badan jalan dengan panjang yang sama. Selain itu juga telah dilakukan pemasangan gorong-gorong sebanyak 1 unit dan pembuatan platdeker 2 unit dengan panjang lebar 1 m x 3 m serta 3 m x 3 m.

Selain pengerjaan fisik infrastruktur, TMMD juga melakukan sejumlah penyuluhan terhadap masyarakat. Mulai dari bidang pertanian, peternakan, kerukunan umat beragama, kesadaran bela negara hingga tentang bahaya ISIS.

Kegiatan TMMD tersebut melibatkan anggota Kodim 0407, TNI AL Bengkulu, Dempom, zikon12/KJ, Polres Bengkulu, Satpol PP kota Bengkulu, gabungan dinas dan instansi dalam lingkup pemerintah kota Bengkulu serta Wakil walikota Bengkulu Ir. Patriana Sosialinda yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam penutupan TMMD sempat mencopot tanda peserta TMMD sebagai bentuk berakhirnya kegiatan tersebut.

“Pemerintah maupun TNI sangat memahami akan beban yangditanggung masyarakat, oleh karena itu TNI berkewajiban berperan membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata, seimbang dan berkesinambungan melalui TMMD,” ujar Wawali membacakan sambutan Pangdam II/ Sriwijaya.

Masih dalam amanat Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI Purwadi Mukson,SIP bahwa hasil-hasil TMMD yang telah dicapai dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik serta dikembangkan. Sehingga masyarakat lebih termotivasi untuk membangun daerahnya sendiri dan mampu untuk membangun wilayahnya secara mandiri. (Bambang/Hms)
 
Top