GuidePedia

Dompu,  Global Post - Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Dompu mengadakan rapat paripurna dengan Plt, Bupati Dompu dengan tiga agenda penting yaitu penyampaian laporan badan anggaran DPRD terhadap KUA/PPAS RAPBD  2016, Penandatanganan  dan nota kesepakatan bersama terhadap KUA/PPAS RAPBD tahun 2016  serta penyampaian dan penjelasan BALEG  DPRD terhadap  pembentukan  Raperda  Inisiatif  DPRD  tentang  BPD  dan  perubahan  PERDA tentang  Miras  bertempat  di ruang sidang utama DPRD Dompu.

Dalam rapat paripurna tersebut menghasilkan KUA/PPAS RAPBD  2016 sebesar 1,32 triliun, dengan perincian 110 milyar untuk anggaran Dana Desa, serta 700 milyar untuk  belanja pegawai.

Angaran Desa sebesar 110 milyar di peruntukan 72 Desa yang berada  di kabupaten  Dompu dan  diperkirakan pada tahun 2016  nanti setiap Desa akan mengelola anggaran sekitar 1,5 milyar perdesa. Diharapkan dalam pengelolan dana Desa ini tepat sasaran dan  tidak menimbulkan  implikasi  hukum terhadap  aparatur Desa.

Diharapkan juga bahwa  dalam pengelolaan  dana  ini  kedepan  para  kepala  Desa  dan  unsur – unsur  pemerintah di  tingkat  Desa dapat mengelola APBDES  secara  optimal bagi  pembangunan  sarana  dan  prasarana yang di butuhkan masing – masing Desa.

Dalam  alokasi  dana Desa  dapat di kelola  secara optimal dan transparan mengacu  pada  regulasi   yang  belaku, mengingat Penggunaan  anggaran  dana  Desa  yang  cukup  besar  justru  mendapat  banyak  sorotan dari pemerhati  anggaran  dan  masyarakat  umum  karena  pertimbangan  sumber  daya  Manusia  yang  berada  di setiap Desa  masih  belum  siap  dan  matang  untuk  mengelola  anggaran sebasar  itu.

Muktamar, SH selaku ketua  LPPKP menghimbau kepada seluruh Desa untuk  bekerja sesuai  dengan  aturan karena  anggaran 1,5 milyar sangatlah  besar  dan  harus  dapat  dipertanggung jawabkan  karena  dari anggaran  tersebut  tidak  menutup kemungkinan akan   ada yang terjerat persoalan hukum, kalau penggunaan anggaran tersebut berdasarkan kepentingan kelompok dan bukan berdasar kebutuhan masyarakat demi tercapainya masyarakat yang sejahtera.  (Rif) 
 
Top