GuidePedia

Bengkulu, Global Post – Ratusan PNS dilingkup Pemerintah Kota Bengkulu dan siswa dari sejumlah sekolah yang ada di kota Bengkulu bersama masyarakat tumpah ruah mengikuti sholat Istisqa’ (minta turun hujan) di masjid Akbar At-taqwa, Rabu (28/10) siang.

Hal ini dilakukan karena sudah cukup lama kota Bengkulu dan sekitarnya mengalami kekeringan akibat belum turunnya hujan. Selain itu juga kabut asap mulai menambah masalah pada kesegaran udara kota Bengkulu. Bertindak selaku Imam sholat dan khotib Mawardi Lubis. Sebelum melaksanakan sholat istisqa’, imam masjid Raya Baitu Izzah ini mengarahkan mengenai tata cara sholat istisqa’.

Sholat sunnah dua rakaat tersebut dilaksanakan setelah sholat zuhur berjamaah. Dari pantauan pewarta, semua jamaah sholat istisqa’ sangat khusuk begitu takbir dikumandangkan. Usai sholat dilaksanakan, imam naik ke atas mimbar.

Dalam khutbahnya disampaikan bahwa akibat dari kekeringan dan kemarau yang panjang saat ini, tidak sedikit warga yang mengkonsumsi air yang tidak layak. Ada beberapa upaya untuk mengatasi kekurangan air tersebut, seperti dengan membuat sumur bor, penyediaan air bersih oleh pemerintah hingga mengadakan hujan buatan.

Namun sesungguhnya manusia diminta untuk mengoreksi dirinya. “Kemarau dan Hujan adalah hak Allah sang maha pencipta, hanya Dia lah tempat kita untuk memohon turunya hujan,” katanya.

Di penghujung khutbahnya, imam sekaligus khotib ini mengingatkan agar umat dan warda kota Bengkulu tetap tawadhu, khusyu dan penuh perendahan diri kepada Allah swt.

Hadir dalam gelaran sholat sunnah muakkadah ini para pejabat teras dilingkup pemkot seperti asisten I dan asisten III, staf ahli walikota, Kepala dinas, dan Kepala Kemenag Kota bengkulu.(Bambang/Hms)
 
Top