GuidePedia

Subang, Global Post - Kejari Subang kembali menahan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Subang berinisial Ir dalam kasus bantuan sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai Rp2.9 miliar, Selasa (3/11/2015).

Ir, yang menjabat sebagai Kepala UPTD DKP Jalancagak itu ditetapkan sebagai tersangka pada pertengahan bulan lalu. Pada pekan kemarin, Ir mangkir dari panggilan penyidik Kejari. Pada pemanggilan kedua, Selasa (3/11/2015), Ir memenuhi panggilan.

Ir, yang dalam kasus bansos KUBE, sebagai tim verifikator dan evaluasi bansos KUBE bersama tersangka OS yang lebih dulu ditahan itu, menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.00-15.39 WIB di Kejari Subang.

Usai menjalani pemeriksaan secara marathon itu, Ir yang mengenakan batik itu kemudian digiring ke kendaraan operasional Kejari menuju Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Subang.

"Hari ini kita tahan Ir untuk 20 hari ke depan. Penetapan tersangka kepada yang bersangkutan hasil pengembangan dari OS yang sudah kita tahan sebelumnya," kata Kasie Pidsus Kejari Anang Suhartono kepada Global Post, Selasa (3/11/2015).

Pengacara Ir, Edi Sapran mengatakan selama empat jam pemeriksaan, kliennya mendapat 34 pertanyaan seputar bantuan sosial KUBE. Menurut pengakuan Ir, kata Edi, tersangka ini memotong dana bansos di 13 KUBE dengan total Rp100 juta. "Dia sudah menyerahkan uang itu ke Kejari," katanya.

Rabu (4/11/2015) besok, Edi akan mengajukan penangguhaan penahan kepada Kejari. "Besok akan kita ajukan. Dikabulkan atau tidak, itu hak mereka," pungkasnya. (Herpan/Roni)
 
Top