GuidePedia

Kota Kediri, Global Post - Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (26/10) Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo menyerahkan Tropy Investment Award ke Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, SE sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam peningkatan sektor ekonomi.

Dari data yang diperoleh media ini bahwa pertumbuhan pada sektor ekonomi di Kota Kediri terus meningkat. Hal ini terlihat pada bulan Oktober 2015, lebih dari 400 perusahaan melakukan investasi di Kota Kediri.

Penganugerahan Tropy Investment Award diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur H. Sukarwo ke Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar. Tropy ini merupakan kedua kalinya bagi Kota Kediri, setelah tahun 2010 pada kategori yang sama.

Pada penghargaan tahun ini, Kota Kediri menduduki peringkat ke tiga setelah Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Jombang. Kota Kediri meraih tropy dalam kategori Kinerja Penanaman Modal.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang akrab disapa Mas Abu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh steakholder dan masyarakat Kota Kediri. Mas Abu menambahkan, tanpa dorongan dari masyarakat dan kerja keras pemerintah Kota Kediri, tropy tersebut tidak akan diraih lagi oleh Kota Kediri. “Saya persembahkan tropy ini untuk seluruh masyarakat Kota Kediri dan semua steakholder yang sudah bekerja keras demi meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Kediri,” kata mas Abu.

Menurut Mas Abu, dengan mendapatkan penghargaan tersebut tidak serta merta merasa bangga diri tetapi selalu ingin ada peningkatan kinerja pada stafnya, pihaknya menuntut agar bekerja lebih giat lagi demi kehidupan yang layak bagi masyarakat Kota Kediri. “Ini hanya bonus saja dari Pemerintah Provinsi, dan ini pertanda jika kita harus tetap meningkatkan kinerja kita,” ungkapnya.

Selain Kota Kediri, di dunia usaha, PT Gudang Garam Tbk juga mendapat tropy juara. PT GG Tbk menempati juara 2 menyusul Pasuruan di juara 1 dalam bidang Penanaman Modal Dalam Negeri.

Perlu diketahui dalam penilaian kali ini dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Kelembagaan, Promosi Penanaman Modal, Pelayanan Penanaman Modal dan Kinerja Penanaman Modal. (adv/mbang)
 
Top