GuidePedia

Bogor, Global Post - Kepala Dinas ESDM Kabupaten Bogor melalui Kabid Kelistrikan Dede Armansyah mengatakan, pihaknya sangat optimis program lisdes akan mencapai target 98 % di tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Dede Armansyah kepada wartawan di ruang kerjanya. Kamis (19/11).

Menurut Dede pihaknya sangat yakin itu akan mencapai target sebab berdasarkan data dan pakta yang ada dilapangan yang cocok dengan data yang di rilis PLN cabang Bogor pada akhir tahun 2014 tahun lalu.

Dalam data tersebut jumlah Rumah tangga di kabupaten Bogor 1.266.528, dari jumlah tersebut terdapat 1.231.747 rumah sudah berlistrik atau 97,25%, artinya ada sekitar 34.781 Rumah yang belum memiliki listrik. Dari jumlah yang belum teraliri listrik tersebut telah dilakukan program lisdes sebanyak 7000 Rumah tangga di tahun 2015 dan telah dipastikan di tahun 2016 akan ada program lisdes sebanyak 10.000 Rumah tangga. Sehingga sesuai target yang di tetapkan sebagai salah satu penciri Kabupaten termaju di Indonesia dalam bentuk pelayanan terhadap masyarakat ESDM dapat dipastikan mencapai target yakni sebesar 98%.
Lebih lanjut kabid kelistrikan menggatakan program lisdes ini banyak diberikan kepada rumah tangga yang tidak mampu dan harus sesuai prosedur yang telah di tentukan, itu merupakan cara untuk mengantisipasi berbagai nada sumbang dari berbagai pihak yang kerap kali menyampaikan bahwa program ini suka salah sasaran.

Dede mengaku hingga kini pihaknya sangat berhati hati dalam menela,ah dan mensortir hingga melakukan survey kelapangan agar program tersebut tidak menyimpang dari yang seharusnya. Bahkan Dede berharap kepada masyarakat agar dapat membantu dan mengerti serta mempermudah saat dilokasi seperti jika ada pohon atau lahan milik warga yang harus dipotong karena di anggap menganggu tiang listrik, maka pihaknya berharap warga menyadari hal tersebut sebab ini dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat alias kepentingan orang banyak.

Bukan hanya itu, Dede Armansyah juga menghimbau kepada masyarakat jika ada oknum dari pihak manapun yang mencoba meminta bayaran atas program tersebut harus segera melaporkan ke pihak Dinas ESDM sebab kegiatan ini sudah dibayar oleh pemerintah (ada anggarannya), paparnya.

Sekedar diketahui jumlah masyarakat dikabupaten saat ini mencapai 5,3 juta penduduk dan program lisdes ini tersebar di 10 kecamatan yang ada di kabupaten Bogor seperti wilayah barat kecamatan Sukajaya, Jasinga, Cigudeg, Nanggung, Parung panjang, Tenjo dan Kecamatan Pemijahan sedang di wilayah Timur Kabupaten Bogor kecamatan Tanjungsari, Cariu dan kecamatan Sukamakmur meski ada satu, dua rumah yang ada di kecamatan Cibinong dan lainnya. (Dauri)
 
Top