GuidePedia

Garut, Global Post - Penyakit Hidrosefalus adalah penyakit yang menyerang organ otak dan dapat dialami oleh orang-orang pada segala usia, namun umumnya penyakit ini diderita oleh bayi dan manula. Seperti yang dialami Yurika bocah yang baru berumur satu tahun setengah menderita penyakit Hydrosefalus.

Yuriska adalah anak ke satu dari pasangan Ani (25) dan Hendar (25) warga Kampung Radu Rt 3/03 Desa Karyajaya Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai tukang baso tahu keliling milik orang lain di Bandung dengan penghasilan yang tidak menentu, tempat tinggalnya pun terbuat dari bilik bambu yang sudah pada bolong dan status rumahnya pun masih menumpang pada orang lain bukan rumah sendiri.

Ani sang Ibu mengatakan, Yurista menderita penyakit hydrosefalus sejak usia 3 bulan, sejak itulah kapalanya semakin hari semakin membesar sampai sekarang dan badannya semakin mengecil karena kurang asupan makanan yang bervitamin serta kurang gizi sehingga badan Yurista sangat kurus. Keadaan ini sangat kontras dengan kepalanya yang besar dan hampir setiap malam Yuriska itu tidak bisa tidur merengek dan menangis menahan sakit.

“Yurista pernah dirawat di RSUD Garut namun karena tidak ada peralatan untuk penyakit tersebut terpaksa dokter RSUD Garut merujuknya ke RS Hasan Sadikin Bandung menggunakan PPJS. Setelah mendapat rujukan dari RSUD Garut, Yurika langsung di bawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk di periksa. Hasil dari pemeriksaan, Yurista harus berobat jalan tapi tidak lanjut karena tidak ada biaya untuk ongkos ke Bandungnya, jangankan untuk biaya berobat untuk makan sehari-hari pun susah,” ungkap Ani di temui di rumahnya baru-baru ini.

Nanih (41) Nenek Yurista merasa sedih dengan keadaan cucunya itu, apalagi dengan penghasilan ayahnya yang tidak menentu, mereka tidak bisa melanjutkan berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung karena tersedat biaya.

“Dikarenakan kondisi ekonomi orang tuanya yang cukup sulit, terpaksa kami memberanikan diri kepada donatur di mana saja berada, mohon bantuannya untuk biaya berobat cucunya ke RS Hasan Sadikin Bandung,” ujarnya.
 
Top