GuidePedia

Kab. Kediri, Global Post - Penjabat Bupati Kediri, Dr. Idrus, M.Si melakukan Panen Raya Kedelai di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Selasa (13/10). Panen raya ini dilakukan diatas lahan seluas 40 hektar dari total 300 hektar lahan pertanian kedelai di Kecamatan Mojo.

Dalam kesempatan ini sekaligus dilakukan Pencanangan Industri Hilir Berbasis Bahan Baku Kedelai Nasional. Turut hadir dalam acara ini ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, dan jajaran Forkompimda Kabupaten Kediri.

PJ Bupati Kediri mengatakan, tahun 2015 ini menjadi pembuktian kebangkitan pertanian dari Kabupaten Kediri. Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Kediri hingga bulan September 2015, Kabupaten Kediri telah mencapai target produksi tahun ini untuk komoditas padi, jagung dan kedelai.

"Hingga September, padi sudah mencapai 104 persen dari target, Jagung 103 persen, dan kedelai sudah lebih dari 200 persen. Tentunya masih akan bertambah mengingat tahun 2015 masih tersisa dua bulan lagi. Tahun ini adalah Tahun Kebangkitan Kabupaten Kediri," jelas Idrus.

PJ Bupati kembali menambahkan, luasan tanam kedelai tahun ini bertambah dari 500 hektar tahun lalu menjadi 2.000 hektar hingga akhir tahun ini. Kedepan harapannya dengan hasil panen meningkat dan jaminan pemasaran melalui kerjasama dengan industri hilir berbahan baku kedelai, akan memacu petani terus bergairah menanam kedelai.

"Sehingga bisa mengurangi ketergantungan akan impor kedelai. Selain itu kerjasama ini menjadi jaminan dan meningkatkan posisi tawar petani sehingga tidak menjadi korban permainan tengkulak," tambah Idrus.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, Ir. Wibowo Eko Putro, menyampaikan Kabupaten Kediri memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Keberhasilan pertanian terutama di tujuh komoditi strategis adalah prestasi yang patut diapresiasi.

“Tujuh komoditi yakni padi, jagung, kedelai, daging, gula, bawang merah dan cabai dari Kabupaten Kediri menjadi Acuan Stok dan Harga Nasional. Khusus kedelai Perluasan area tanam dari 500 hektar menjadi 2000 hektar dalam setahun adalah luar biasa. Ayo bersama-sama wujudkan Kediri menjadi sentra kedelai nasional,” tutur Wibowo Eko.

Usai secara bersama-sama melakukan panen raya, PJ Bupati Kediri dan Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur memberikan pula bantuan alat pertanian berupa lima buah pompa air kepada Gapoktan di Kabupaten Kediri.

Selanjutnya, dilakukan pula nota kesepahaman jual beli kedelai hasil panen petani kepada industry hilir berbahan baku kedelai. Pada acara ini perwakilan industri hilir adalah Pusat Oleh-Oleh ‘GTT’ dari Kecamatan Ngasem dan Kecap Sawi ‘Mantap’ dari Kecamatan Semen. (Humas/Gembos)
 
Top