GuidePedia

Garut, Global Post - Membangun kandang untuk domba adu tangkas seperti membangun rumah tempat tinggal, selain itu juga memerlukan keterampilan dan keseriusan sehingga menghasilkan desain kandang yang sempurna bagi domba yang akan dipelihara serta merasa nyaman dan aman, kondisi ini tentunya akan menjadikan domba berproduksi secara normal.

Salah satunya Ade Salim (52) pengrajin kandang kambing adu tangkas yang bertempat di Kampung Sayuran Rt 1/10 Desa Haruman Kecamatan Leles Kabupaten Garut, Pemesan kandang kambing bukan dari daerah Kecamatan Leles saja melainkan dari Tasik, Bogor, Cianjur, dan daerah lainnya, salah satunya H. Tomo dari Cianjur pernah membeli kandang domba sebanyak 500 kandang.

Adapun bahan bahannya yang di pake ada tiga kelas, kelas A dari bahan kayu Nangka dengan harga dua juta lima ratus rupiah perkandang, kelas B dari bahan kayu Tisuk dengan harga satu juta seratus ribu rupiah perkandang, kelas C dari bahan kayu campuran dengan harga satu juta rupuiah perkandang dengan ukuran panjang 136 cm tinggi 82 cm lebar 85 cm.

Membuat kandang domba adu tangkas nggak sembarangan karena kandang harus benar benar kuat, supaya benturan benturan domba yang terjadi pada kandang tidak akan rusak.

“Sekarang yang pesan kandang domba banyak tapi kendala nya permodalan untuk keperluan bahan baku seperti membeli kayu dari petani dan beli alat alat yang lainya dan membayar pekerja sebanyak 10 orang,” ujar Ade Salim.

Lanjut Ade Salim, “Kami sudah beberapa kali pada pemerintah membuat proposal untuk minta bantuan permodalan tapi sampai saat ini belum ada realisasinya, mohon kepada pemerintah supaya di perhatikan,” ungkap Ade Salim.

Kades Haruman Kecamatan Leles Kabupaten Garut Drs. Hermawan di temui di rumahnya, Minggu (20/9/2015) mengatakan, Ade Salim adalah satu satunya pengrajin kandang domba adu tangkas yang ada di Desa Haruman Leles, bahkan di Kecamatan Leles selain pengrajin kandang domba juga ada salon domba. “Domba setelah masuk salon harga bisa naik dengan membersihkan kuku, tanduk hingga bulu-bulunya karena fisik domba jadi kelihatan lebih gagah Juga membersihkan penyakit yang ada pada domba,” katanya.

“Peralatan untuk mempercantik domba, alat alat nya dari luar negeri seperti gunting khusus untuk mencukur bulu domba dari australia, salon domba ini juga terkendala pada permodalan yang kurang, maka dari itu mohon supaya di pehatikan oleh pemerintah,” tandas kades Haruman Leles. (Syaiful Noor)
 
Top