GuidePedia

Garut, Global Post - Dalam rangka menyelesaikan permasalahan hukum, Pemerintah Kabupaten Garut menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Garut. Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sapta Subrata, SH di Lapangan Apel Sekretariat Daerah, Senin (13/4/15) berbarengan dengan pelaksanaan Apel Gabungan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.      
Bupati Rudy menyebutkan, bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama lanjutan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kejaksaan Negeri Garut dalam menghadapi permasalahan hukum yang meliputi bidang Hukum perdata dan Tata usaha Negara yang menimpa Pemerintah Kabupaten Garut.
Dalam menghadapi permasalahan tersebut, menurut Bupati, Pemerintah Daerah selaku pihak pertama, baik itu sebagai penggugat maupun sebagai tergugat dapat meminta bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum dan tindakan Hukum kepada pihak Kejaksaan Negeri Garut selaku Pihak kedua.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sapta Subrata, SH menyatakan kesiapan jajarannya memberikan perbantuan hukum kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. “Persoalan hukum seringkali timbul pada proses pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, dan kami selaku institusi yang berkaitan dengan penanganan hukum menyambut baik, semoga kerjasama ini diharapkan membantu upaya perbaikan yang terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Garut,” ujarnya. (Syaiful Noor)


Gebyar Promosi Produk Agribisnis Di Buka Bupati Garut

Garut, Global Post - Gebyar Promosi Produk Agribisnis dan Gelar Teknologi Pertanian Tahun 2015 dibuka Bupati Garut Rudy Gunawan, Kamis, (9/4/15) di Halaman Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Garut.
Bebagai produk-produk pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan serta hasil bumi dan berbagai produk olahan disajikan para pelaku UKM, Kelompok tani, Gapoktan, kelompok wanita tani serta komunitas hidroponik, sub terminal agribisnis, asosiasi petani, dan peternak yang ada di kabupaten Garut, selama dua hari kedepan.
Bupati Rudy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pameran agribisnis ini, mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara kontinyu. Kegiatan ini sangat penting dan strategis sebagai bagian dari upaya meningkatkan promosi produk unggulan daerah. Hal ini bisa membuka peluang pemasaran baru dan meningkatkan promosi produk unggulan agar lebih dikenal luas.
Pameran produk unggulan disamping akan meningkatkan daya saing, juga akan meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan. Tidak hanya itu, Bupati menuturkan, berbagai manfaat bakal didapat para pelaku usaha. Para pelaku usaha setidaknya akan melakukan sharing informasi terkait bagaimana meningkatkan hasil produknya.
Kepala BP4K Kabupaten Garut Ir. Hermanto menuturkan, pameran produk agribisnis ini selain diharapkan mampu mempresentasikan produk unggulan daerah dan teknologi terapan dalam budidaya juga diharapkan mampu mempromosikan dan menyebarluaskan informasi tentang potensi pertanian, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Garut.
Disela-sela pembukaan pameran, Bupati Garut memberikan penghargaan kepada 18 pemenang lomba Penyuluh Aparatur dan Non Aparatur serta kelembagaan penyuluhan tingkat Kabupaten Garut tahun 2015. 
Berikut penerima penghargaan Bupati: BP3K Kecamatan Kadungora; Penyuluh Pertanian PNS dari BP3K Leles atas nama Tati Suhaeti; Asep Saepudin, BP3K Sucinaraja; Lia Indriani Perdani, BP3K Bayongbong; Itang, penyuluh swadaya BP3K Pamulihan; Darda Padili, BP3K Karangpawitan; Gapoktan Sukatani Kersamanah; Kelompok Sauyunan, Kersamanah; Penyluh Kehutanan, atas nama Maman Hardiayana, BP3K Karang Tengah; Kelompok Budidaya ikan lele terbaik tahun 2014 oleh Kelompok mekar Asin; Kelompok peternak sapi perah Bebedahan; dan kelompok peternak Domba Rama Sakti. (Syaiful Noor)



Sosialisasi FK METRA Diskominfo Kabupaten Garut

Garut, Global Post - Sosialisasi Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) di laksanakan di Kecamatan Pameungpeuk pada hari Kamis (23/4/2015) yang di ikuti oleh 9 diantaranya Kecamatan Pameungpeuk, Cibalong, Cikelet, Bungbulang, Talegong, Mekarmukti, Cisompot, Cisewu, Caringin. Masing-masing kecamatan mengirimkan 4 orang peserta ditambah seniman dan budayawan lokal.
Adapun tujuan sosialisasi FK METRA untuk mengangkat kembali seni dan budaya tradisional yang sudah jarang/kurang diperhatikan, berupa pertunjukan yang secara tradisional dipentaskan di depan khalayak ramai terutama sebagai sarana hiburan yang memiliki sifat komunikatif, media tradisional dikenal juga sebagai media rakyat yang dalam pengertiannya Media ini sering juga disebut sebagai kesenian rakyat.
Menurut Kepala Bidang IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) Budi Dermawan dalam proses komunikasi sosial dua arah untuk penyebaran informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat terutama masyarakat di pedesaan. Media tradisional dapat menjadi kelompok strategis sebagai mitra pemerintah baik pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah guna memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, pungkasnya. (Syaiful Noor)

Garut, Global Post - Dalam rangka menyelesaikan permasalahan hukum, Pemerintah Kabupaten Garut menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Garut. Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sapta Subrata, SH di Lapangan Apel Sekretariat Daerah, Senin (13/4/15) berbarengan dengan pelaksanaan Apel Gabungan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.      
Bupati Rudy menyebutkan, bahwa kerjasama ini merupakan kerjasama lanjutan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kejaksaan Negeri Garut dalam menghadapi permasalahan hukum yang meliputi bidang Hukum perdata dan Tata usaha Negara yang menimpa Pemerintah Kabupaten Garut.
Dalam menghadapi permasalahan tersebut, menurut Bupati, Pemerintah Daerah selaku pihak pertama, baik itu sebagai penggugat maupun sebagai tergugat dapat meminta bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum dan tindakan Hukum kepada pihak Kejaksaan Negeri Garut selaku Pihak kedua.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sapta Subrata, SH menyatakan kesiapan jajarannya memberikan perbantuan hukum kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. “Persoalan hukum seringkali timbul pada proses pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, dan kami selaku institusi yang berkaitan dengan penanganan hukum menyambut baik, semoga kerjasama ini diharapkan membantu upaya perbaikan yang terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Garut,” ujarnya. (Syaiful Noor)


Gebyar Promosi Produk Agribisnis Di Buka Bupati Garut

Garut, Global Post - Gebyar Promosi Produk Agribisnis dan Gelar Teknologi Pertanian Tahun 2015 dibuka Bupati Garut Rudy Gunawan, Kamis, (9/4/15) di Halaman Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Garut.
Bebagai produk-produk pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan serta hasil bumi dan berbagai produk olahan disajikan para pelaku UKM, Kelompok tani, Gapoktan, kelompok wanita tani serta komunitas hidroponik, sub terminal agribisnis, asosiasi petani, dan peternak yang ada di kabupaten Garut, selama dua hari kedepan.
Bupati Rudy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pameran agribisnis ini, mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara kontinyu. Kegiatan ini sangat penting dan strategis sebagai bagian dari upaya meningkatkan promosi produk unggulan daerah. Hal ini bisa membuka peluang pemasaran baru dan meningkatkan promosi produk unggulan agar lebih dikenal luas.
Pameran produk unggulan disamping akan meningkatkan daya saing, juga akan meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan. Tidak hanya itu, Bupati menuturkan, berbagai manfaat bakal didapat para pelaku usaha. Para pelaku usaha setidaknya akan melakukan sharing informasi terkait bagaimana meningkatkan hasil produknya.
Kepala BP4K Kabupaten Garut Ir. Hermanto menuturkan, pameran produk agribisnis ini selain diharapkan mampu mempresentasikan produk unggulan daerah dan teknologi terapan dalam budidaya juga diharapkan mampu mempromosikan dan menyebarluaskan informasi tentang potensi pertanian, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Garut.
Disela-sela pembukaan pameran, Bupati Garut memberikan penghargaan kepada 18 pemenang lomba Penyuluh Aparatur dan Non Aparatur serta kelembagaan penyuluhan tingkat Kabupaten Garut tahun 2015. 
Berikut penerima penghargaan Bupati: BP3K Kecamatan Kadungora; Penyuluh Pertanian PNS dari BP3K Leles atas nama Tati Suhaeti; Asep Saepudin, BP3K Sucinaraja; Lia Indriani Perdani, BP3K Bayongbong; Itang, penyuluh swadaya BP3K Pamulihan; Darda Padili, BP3K Karangpawitan; Gapoktan Sukatani Kersamanah; Kelompok Sauyunan, Kersamanah; Penyluh Kehutanan, atas nama Maman Hardiayana, BP3K Karang Tengah; Kelompok Budidaya ikan lele terbaik tahun 2014 oleh Kelompok mekar Asin; Kelompok peternak sapi perah Bebedahan; dan kelompok peternak Domba Rama Sakti. (Syaiful Noor)



Sosialisasi FK METRA Diskominfo Kabupaten Garut

Garut, Global Post - Sosialisasi Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) di laksanakan di Kecamatan Pameungpeuk pada hari Kamis (23/4/2015) yang di ikuti oleh 9 diantaranya Kecamatan Pameungpeuk, Cibalong, Cikelet, Bungbulang, Talegong, Mekarmukti, Cisompot, Cisewu, Caringin. Masing-masing kecamatan mengirimkan 4 orang peserta ditambah seniman dan budayawan lokal.
Adapun tujuan sosialisasi FK METRA untuk mengangkat kembali seni dan budaya tradisional yang sudah jarang/kurang diperhatikan, berupa pertunjukan yang secara tradisional dipentaskan di depan khalayak ramai terutama sebagai sarana hiburan yang memiliki sifat komunikatif, media tradisional dikenal juga sebagai media rakyat yang dalam pengertiannya Media ini sering juga disebut sebagai kesenian rakyat.
Menurut Kepala Bidang IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) Budi Dermawan dalam proses komunikasi sosial dua arah untuk penyebaran informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat terutama masyarakat di pedesaan. Media tradisional dapat menjadi kelompok strategis sebagai mitra pemerintah baik pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah guna memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa sesuai dengan Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, pungkasnya. (Syaiful Noor)
 
Top