GuidePedia

Deliserdang, Global Post
Polemik indikasi makelar jabatan di Pemkab Deliserdang membuat legislator di sana angkat bicara. Ketua DPRD Deliserdang Riki Prandana Nasution SE meminta kepada Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Olahraga Hj. Sa’adah Lubis, SPd. MPd secepatnya menyelesaikan persoalan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdikpora Kecamatan Patumbak tersebut.

“Kita meminta kepada Kadisdikpora Deliserdang Hj. Sa’adah Lubis untuk bersikap agar persoalan makelar jabatan di kalangan dinas pendidikan tidak tercemarkan,” kata Riki, Rabu (18/3).

Menurut Riki, makelar jabatan sangat diharamkan apalagi untuk menempatkan seseorang PNS di satu jabatan tanpa adanya prosedur tetap.

“Bisa saja dugaan makelar jabatan di Disdikpora tersebut ada benarnya. Namun semuanya harus benar-benar diselidiki. Periksa semua pejabat di dinas itu, kata Riki.

Sementara itu salah seorang praktisi hukum Yusliana, SH M.Hum mengatakan Kadisdisdikpora Deliserdang harus peka terhadap persoalan dijajarannya.

“Apalagi diduga ada keterlibatan anak mantan bupati Deliserdang era tahun 70, tentunya ini memberikan kesan yang tidak baik,” kata Yusliana.

Tidak pernah gentar kasus makelar jabatan itu mencuat setelah adanya informasi oknum Kepala UPT Disdikpora Patumbak P Siregar SPd, diback-up habis-habisan oleh anak mantan Bupati Deliserdang.
Salah satu contoh adalah pengusulan Nuralina Br Barus SPdi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala SDN 107103 Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak, Deliserdang.

Sementara Kepala Inspektorat Deliserdang H Jentralim Purba, SH melalui Sekretaris H. Usron, SH berjanji akan melayangkan surat panggilan kepada P Siregar Spd dan Nuralina Br Barus SPdi Plh SDN 107103 Desa Lantasan Baru.

Di tempat terpisah, P Siregar Spd mengaku tidak pernah gentar soal panggilan tersebut. Namun P Siregar meminta agar persoalan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. “Ini murni untuk memajukan pendidikan di Kecamatan Patumbak,” kata P Siregar. (Int)
 
Top