GuidePedia

Nunukan, Global Post
Satuan Polres Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Kepolisian Sektor Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan belum lama ini berhasil menangkap seorang pria Intel Gadungan yang tega memperkosa Anak di bawah umur. Hal ini dikatakan oleh Kapolres Kabupaten Nunukan AKBP. Christian Tory kepada wartawan di Nunukan.
           
AKBP. Christian Tory membenarkan adanya seorang pria yang mengaku sebagai seorang Intel dan telah memperkosa seseorang yang berinisial DA, 15 tahun di wilayah Kecamatan Sebatik tersebut.

Dikatakan Kapolres Nunukan AKBP. Christian Tory bahwa dalam pemeriksaan polisi terhadap pria bernama Rusdin alias Amben yang tinggal di Jalan Husada  Bhakti Rt. 02, Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Barat,  Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara tersebut dirinya mengaku sebagai Intel dengan modal Pistol mainan, dan saat melakukan aksinya menutupi wajah dengan topeng, katanya.

Lebih lanjut dikatakan Christian Tory, ia mengungkapkan, bahwa saat Rusdin, alias Amben memaksa korban DA untuk melayani nafsu birainya ditengah perkebunan kelapa sawit milik warga sekitar yang jaraknya kurang lebih tiga kilo meter dari rumah korban dengan ancaman pistol mainan yang dibawanya.

Kronologis kejadiannya pun, kata Christian Tory, kejadian pemerkosaan tersebut terjadi pada sabtu (7/3/2015) sekitar pukul 08.00 wita, korbannya juga masih pelajar di salah satu sekolah lanjutan di pulau Sebatik yang berbatasan dengan Negeri Sabah Malaysia sepulang mengantar ayahnya dari kebun dengan mengendarai sepeda motor kemudian dihadang oleh pelaku dengan wajah bertopeng.

Dijelaskan Kapolres Kabupaten Nunukan ini, bahwa kepada korban pelaku mengaku sebagai intel polisi yang hendak memeriksa korban yang dicurigai membawa Narkoba jenis Shabu-shabu (SS) dengan menggiring korban masuk di perkebunan kelapa sawit milik warga. Ketika sampai didalam perkebunan kelapa sawit tersebut, Rusdin alias Amben minta korban membuka pakaiannya untuk diperiksa keperawanan, karena ketakutan dan diancam dengan pistol mainan korban menuruti apa permintaan tersangka dan akhirnya korban langsung disetubuhi, ujar Christian Tory.

AKBP. Christian Tory menambahkan, saat kini tersangka telah diamankan dengan menyita sejumlah barang bukti diantaranya, Pistol mainan, pakaian pelaku dan korban. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Udang-undang  perlindungan anak dan pasal pemerkosaan. Pelaku sendiri telah diamankan di sel tahanan Mapolres Nunukan untuk menjalani  proses hukum lebih lanjut,”  ujar Kapolres Nunukan kepada wartawan belum lama ini. (Tim)




 
Top