GuidePedia

Nganjuk Global Post
Setiap tanggal 21 April diperingatilah hari Kartini, hal ini dimaksudkan untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini yang pada masa itu dengan gigihnya memperjuangkan kedudukan kaum hawa setara dengan kaum pria. Hingga sampai sekarang sudah banyak wanita-wanita berprestasi dan dapat menjadi pengaruh baik demi kemajuan negeri ini, khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Dalam memperingati hari Kartini Pemkab Nganjuk  mengadakan seminar ilmiah yang dihadiri wakil Bupati Nganjuk KH. Abdul Wachid, wakil dari kejaksaan, kepolisian dan kodim setempat di pendopo dengan mengambil tema Dimensia dan Gangguan Aktivitas Sehari-hari yang disampaikan oleh dr. Sulistyono Sp.S.
Puluhan peserta yang mayoritas wanita dari beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Nganjuk, ibu-ibu dharma wanita serta organisasi wanita se kabupaten Nganjuk berpartisipasi aktif adakan tanya jawab pada seminar tersebut.

Wakil bupati Nganjuk  KH. Abdul Wachid berharap agar seminar itu nantinya dapat dijadikan ilmu yang bermanfaat bagi semua peserta sehingga mampu mengatasi berbagai persoalan dan gangguan aktifitas sehari-hari.

Dimaksudkan bukan sekedar gebyar pakaian yang dikenakannya melainkan makna yang terkandung didalamnya, guna mengisi kemerdekaan kaum hawa yang bermartabat, kaum hawa yang mulia dengan emansipasinya.

Menurut dr. Sulistyono, Sp.S dalam makalahnya dibahas tiga Kriteria Derajat Dimensia yaitu Ringan, Sedang dan Berat. Pada derajat dimensia ringan terdapat gangguan berat daya kerja dan aktifitas sosial/kapasitas untuk hidup mandiri hygiene personal cukup dan penilaian baik. Pada kriteria Derajat Dimensia Sedang menurutnya adalah hidup mandiri berbahaya diperlukan berbagai tingkat supratuntas. Pada kriteria derajat dimensia berat adalah kehidupan sehari-hari tertanggu sehingga tidak berkesinambungan. (Adv/Mbang)
 
Top