GuidePedia

Subang, Global Post
Sebanyak 1793 ketua RW se-Kabupaten Subang yang tergabung dalam Brigade RW Kabupaten Subang menghadiri Pencanangan Acara Dialog Interaktif Brigade RW Kabupaten Subang. Kegiatan berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Gotong Royong, Minggu (19/4/2015). Dialog interaktif difasilitasi oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung.

Program Dialog dengan Brigade RW tingkat kabupaten yang difasilitasi RRI merupakan kegiatan pertama kali di Indonesia.

Dalam sambutannya Bupati Subang Ojang Sohandi mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai implementasi Program “Gapura Permata”. Gapura adalah program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang kepanjangan dari “Gerakan Pembangunan untuk Rakyat Subang”. Permata adalah kepanjangan dari “Pemerintahan yang Bermartabat”. Tujuannya untuk menciptakan aparatur Pemerintahan Kabupaten Subang yang bermartabat.

Dialog Interaktif adalah bagian dari kegiatan blusukan elektronik atau e-Blusukan dengan media penyiaran. Tujuannya untuk menciptakan jalinan komunikasi yang harmonis. Sekaligus menyerap aspirasi dan informasi kemudian dijadikan referensi dalam pembagunan.

“Saya yakin banyak masukan yang berupa ide-ide yang cemerlang dan baik dari para RT, RW dan Kadus hanya mungkin yang terbatas belum menyentuh setiap mereka,” ujar Ojang.

Maka dengan saluran komunikasi radio sekat-sekat tersebut dapat diminimalisir. Kegiatan ini akan berlangsung setiap hari libur dari pukul 8 sampai pukul 9 malam melakukan komunikasi via telepon.

Kerjasama ini hasil Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati dan Kepala RRI pada HUT ke 69 Kab Subang. Kata Ojang, kegiatan ini hasil ngobrol dengan Kepala Stasiun RRI Bandung, Hasto Kuncoro yang ingin memberdayakan potensi RT/RW dengan strategi komunikasi. Di masa depan bisa dicontoh di daerah lain dengan tujuan yang sama.

Hal tersebut dibenarkan oleh Hasto bahwa RW beserta RT memiliki posisi yang strategis sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu perlu dioptimalkan. Salah satu caranya melalui komunikasi dengan pimpinan daerah/Bupati.

Pencanagan setiap hari libur pukul 8 – 9 malam di RRI Bandung di kanal 106,9 FM siap melayani aspirasi dengan para RT/RW melalui jaringan telepon. Selain telepon, dibuka juga saluran pesan singkat (SMS) dan jaringan media sosial twitter dan Facebook. Pihaknya akan mencetak kemudian melaporkannya kepada Bupati.

Pencanangan Dilaog Interaktif Brigade RW Kabupaten Subang diresmikan dengan pemukulan kentongan oleh Direktur Utama RRI Niken Rosarita Niken Widiastuti.

Dalam sambutannya Niken menyampaikan bahwa perkembagan masalah di masyarakat seperti keamanan dan narkoba akan bisa diatasi bila ada komunikasi dengan pimpinan dengan masyarakat melalui RW dan RW sebagai mediator dalam mengingatkan bahaya yang ada dimasyarakat. “Dengan adanya komunikasi melalui radio bisa membangun komunikasi (Pemerintah) Subang lebih maju. Semakin erat hubungannya dengan unsur masyarakat,” ujar Niken.

Lebih lanjut Niken mengatakan RRI diberikan tugas melalui Komisi 1 dan UU Penyiaran untuk mamberikan pelayanan informasi, pendidikan, pelestarian budaya hiburan sehat dan kontrol sosial dan menjaga citra Indonesia di mata internasional.

Ini adalah bagian tugas tersebut, hingga kini RRI telah memiliki 89 stasiun penyiaran. Di jawa Barat berjumlah 3 yaitu di Bandung, Bogor dan Cirebon baru saja membuka RRI Banten. Untuk menjembatani tujuan komunikasi antara Pemkab Subang dengan warganya, maka RRI memfasilitasinya melalui RRI Bandung.

Dialog interaktif pertama berlangsung hangat. Berbagai masalah diadukan oleh Ketua-Ketua RW yang diberikan kesempatan untuk berdialog. Diantaranya permasalahan kualitas beras masyarakat miskin (Raskin) dan permasalahan infrastruktur di desa-desa.

Pada kegiatan ini Bupati Subang didampingi oleh Wakil Bupati Subang, Imas Aryumningsih beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Subang dan Jajaran Pejabat Muspida Kab Subang. Diantaranya Ketua DPRD, Beni Rudiono, Kabagops Polres Subang Komisaris Pol Bobby Indra dan para tamu undangan penyiar senior RRI Kabul Budiono, Direktur Pencegahan BNN, Gun Gun Siswadi dan Ketua Komisi I DPR RI, Tb. Hasanudin. (Herpan)
 
Top