GuidePedia

Bogor, Global Post 
Banyaknya permasalahan yang timbul di masyarakat Indonesia terutama dalam masalah air bersih, untuk itu pihak PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor kembali mengingatkan dan sekaligus mengajak masyarakat agar memperhatikan cara penggunaan air jangan sampai berlebihan, sehingga menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas dan kuantitas sumber daya air di masyarakat.
Demikian disampaikan Dirut PDAM Kabupaten Bogor melalui siaràn persnya yang disampaikan langsung oleh bidang humas PDAM kepada wartawan belum lama ini.  Seperti diketahui sebelumnya hal ajakan serupa sudah pernah disampaikan Dirut PDAM Tirta Kahuripan pada acara peringatan hari air sedunia 22 Maret 2015 lalu.
Saat itu pihaknya berjanji akan meningkatkan kinerja yang lebih baik tentunya untuk mewujudkan pelayanan prima untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Tidak hanya itu, pihaknya juga terus berupaya mengajak masyarakat untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sumber air, sebagai sumber kehidupan.
Agar ketersediaan air di Kabupaten Bogor ini terus berlimpah tanpa kendala, sehingga cita-cita PDAM Tirta Kahuripan untuk dapat melayani 40 kecamatan di Kabupaten Bogor bisa terwujud. “Alhamdulilah pelanggan kami sudah mencapai 170 ribu orang, meski demikian kami tidak merasa puas dengan ini. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelanggan dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Kami juga akan terus berupaya mengkampanyekan kepada seluruh masyarakat agar mereka turut serta tidak hanya sebagai pengguna. Juga berupaya menjaga dan melestarikan lingkungan agar air di Kabupaten Bogor tetap berkualitas,” tutur Hadi. (Sop/Dr)



Ket : Metropolitan/Ekonomi
Samsat Kota Bogor Lakukan Pendataan 60 Ribu Kenderaan Tidak Melakukan Daftar Ulang

Bogor, Global Post - Berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Barat bahwa kendaraan di kota Bogor saat ini berjumlah 482.438 kenderaan. Dari jumlah tersebut 60.000 di antaranya mengalami penunggakan pajak atau masuk dalam kategori Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU), demikian dikatakan kepala cabang pelayanan samsat kota Bogor Drs. H. Yudi Karya Suhanda, MM yang disampaikan langsung oleh kasi pajak penetapan Rana Nugraha, SH. M.Si kepada Global Post, Kamis (23/4) di ruang kerjanya di kota Bogor.
Lebih lanjut Rana mengatakan sesuai dasar hukun peraturan gubernur Jawa Barat No. 13 Tahun 2011, Pergub no 33 tahun 2013 dan pergub 74 tahun 2014 tentang perpajakan, untuk menindaklanjuti hal tersebut pihaknya telah bekerja sama dengan pihak kelurahan yang ada di kota Bogor untuk melakukan pendataan sampai pada tingkat RT, sehingga kita akan tahu siapa dan dimana alamàt orang yang memiliki kenderaan yang belum bayar pajak atau nunggak pajak, paparnya.
Menurut Rana, cara tersebut merupakan solusi untuk dapat menemukan para pemilik kenderaan yang selama ini tidak pernah melakukan atau mengalami keterlambatan dalam membayar pajak kendaraanya yang sebenarnya merupakan kewajiban. Rana juga yakin cara ini akan membuahkan hasil meski mungkin tidak sepenuhnya tetapi paling tidak kontribusi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah akan bertambah, sehingga di tahun 2015 target kita akan surplus lebih banyak lagi di banding tahun sebelumnya, ujar Rana.
Saat ditanya bagaimana kalau orang tersebut keberatan untuk membayar pajak atau karena kondisi tidak memungkinkan, kasi pajak ini menjelaskan setelah di data oleh petugas, yang bersangkutan akan ditawarkan apakah mau membayar langsung atau minta tempo, dan petugas akan memberikan formulir atau semacam surat pernyataan kapan yang bersangkutan akan membayar pajak atau ada alasan lain, sehingga alasan atau kendala tersebut akan menjadi bahan untuk kità bahas dalam rapat evaluasi kedepan dàn nanti menunggu keputusàn atau petunjuk Dinas pendàpatan Propinsi Jawa Barat, ujar Rana.
Saat yang bersamaan kanit Regident Samsat Kota Bogor Iptu Dwi Sumanto saat diminta tanggapan mengaku sangat merespon dan mendukung program tersebut sebab itu pasti ada efeknya di kepolisian, khusus dalam surat menyurat kenderaan bermotor, ujarnya singkat. (Dauri)
 
Top