GuidePedia

Kepahiang, Global Post
Kabupatan Kepahiang Mengutamakan Infrastruktur Jalan Sebagai Prasarana System Distribusi Lalu Lintas Barang Dan Manusia
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepahiang Ir. H. Efredi Damri menjelaskan dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsi pembangunan tahun 2015, khususnya dalam  menyiapkan penyediaan dan pembangunan infrastruktur melalui Pelaksanaan Pembangunan serta Pengawasan dan pengendalian yang berwawasan luas selaras dengan  perkembangan ekonomi masyarakat kabupatan Kepahiang lebih mengutamakan infrastruktur Jalan sebagai prasarana system distribusi lalu lintas barang dan manusia maupun sebagai prasarana pembentuk struktur ruang wilayah.

Infrastruktur atau sering disebut fisik dan prasarana di samping memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan terhadap proses pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Hal tersebut ditunjukkan dengan indikasi bahwa wilayah kabupaten Kepahiang yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur dan berfungsi baik, mempunyai tungkat kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pula.

Sebaliknya, keberadaan infrastruktur yang minim dan tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan problem sosial dan lingkungan. Dinas PU Kabupaten Kepahiang menargetkan proyek infrastruktur yang beroprasi pada Tahun 2015 ini membutuhkan target pembangunan yang dirotasikan dalam skema pelaksanaa pembangunan jembatan, Peningkatan dan pembukaan jalan, Skema penerusan Ringroad.

Sampai saat ini Kepala Dinas PU Kab. Kepahiang Ir. H. Efredi Damri mengarahkan Kegiatan pada proyek pembangunan infrastruktur Kabupaten Kepahiang yang lebih baik karena salah satu merupakan syarat utama untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, menggairahkan sektor riil, mendukung pengembangan manufaktur dan program hilirisasi, serta berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja.

Sebaliknya infrastruktur yang buruk akan menghambat ekspansi bisnis, memicu ekonomi biaya tinggi, dan menurunkan daya saing perekonomian.  Pemerintah harus fokus pada pembenahan infrastruktur seperti yang diketahui Pembangunan pada jembatan Musi, Pembukaan jalan, Peningkatan irigasi hingga saat ini terus beroprasi, tapi semuanya masih mengandalkan pendanaan APBD.

Dengan demikian Penerusan pembangunan Auter Ringroad 2015 Pendanaan APBD tidak mencukupi untuk meneruskan Kegiatan Pembangunan tersebut, sedangkan Masyarakat Kabupaten Kepahiang sangat berharap adanya jalan ringroad tersebut karena posisi jalan saat ini sangat sempit sehingga menimbulkan Kemacetan lalu-lintas.

Masyarakat sangat berharap adanya pengalihan jalan tersebut. Kepala Dinas PU Kab. Kepahiang saat ini berupaya dalam pembangunan Infrastuktur auter ringroad akan bisa diselesaikan dalam anggaran tahun 2016 mendatang, sehingga apa yang telah direncanakan selama ini nantinya dapat mempermudah akses, khususnya peningkatan ekonomi masyarakat yang masih terisolir, karena akses yang harus dilalui melalui jalur yang masih sempit  yang memakan biaya cukup mahal.

Dengan adanya program pembangunan auter ringroad tersebut diharapkan akan dapat mempermudah akses jalan yang dapat mengurangi kemacetan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Daerah Kab. Kepahiang. Dalam penjelasannya, seringkali Infrastruktur  juga disebut fisik dan prasarana di samping memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan juga terhadap proses pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan indikasi bahwa wilayah yang memiliki kelengkapan sistem infrastruktur dan berfungsi baik, mempunyai tungkat kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan serta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pula. Sebaliknya, keberadaan infrastruktur yang minim dan tidak berfungsi dengan baik mengakibatkan problem sosial dan lingkungan.

Sedangngkan peralihan lain jalur lalu lintas pelaksanaan Pembangunan jembatan musi II dimana Pembangunan jembatan musi kabupaten Kepahiang telah dilakukan secara bertahap, untuk tahap ke 3 ini telah direalisasikan pada tahun 2015 pada jembatan Musi kabupateN Kepahiang Provinsi Bengkulu seniai kurang lebih Rp 30 M yang dikerjakan oleh PT. Roda Teknindo Purajaya.

Ulasan pembangunan jembatan musi 2 ini diperkirakan dalam proses pekerjaan membutuhkan waktu yang lama, karena dalam tahap  ini pembangunan jembatan musi II anggarannya terbatas dan butuh untuk merealisasikan tahun 2016 nanti dalam visi misi proyek jembatan ini salah satu untuk memajukan arus lalu lintas penghubung jalur dan sebagai urat nadi perekonomian nasional.

Pembangunan Jaringan Jalan dan Jembatan kabupaten Kepahiang diharapkan mampu menghubungkan Jalan Provinsi ataupun meningkatkan penanganan non lintas agar senantiasa dapat berfungsi untuk mendukung kelancaran arus lalulintas barang dan jasa.

Jasa pelayanan pembangunan jembatan dimaksudkan untuk membantu Pekerjaan Umum Kabupaten Kepahiang dalam rangka melaksanakan pekerjaan Perencanaan Jembatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah ketersediaan perencanaan yang berwawasan lingkungan, sesuai dengan rencana menggunakan standar prosedur yang berlaku guna tercapainya mutu pekerjaan perencanaan, tercapainya penyelesaian penanganan masalah-masalah yang sifatnya khusus serta memenuhi tingkat perekonomian yang tinggi, sehingga tingkat pelayanan jembatan yang diinginkan selama ini dapat tercapai. (Seril)

 
Top