GuidePedia


Lebak, Global Post
Proyek Lanjutan Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak  tidak dapat terlaksana dengan baik. Pasalnya PT Andi Jaya Nusa Karya selaku pelaksana  kegiatan sebesar Rp.2.544.200.000 tersebut diduga tidak dapat menyelesaikan  sisa pekerjaan yang sebelumnya dilakukan PT  Lince Romauli Raya (LMR)  karena telah diputus kontrak. Penggiat sosial dari LSM Orator Agus mengatakan permasalan pembangunan Gedung Dinas Pendidikan kabupten Lebak belum juga selesai.

Agus menjelaskan pada tahun 2013 PT Lince Romauli Raya mengerjakan proyek tersebut dengan anggaran Rp.4.495.745.000 dari APBD Lebak 2013, namun kontraktor tidak dapat  menyelesaikan proyek dan akhirnya Dinas Cipta Karya  memutus kontrak. Pada tahun 2014 PT Andi Jaya Nusa Karya selaku pemenang Tender melaksanakan proyek Lanjutan Gedung Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak dengan anggaran Rp.2.544.200.000, namun proyek tersebut sampai saat ini belum selesai dan terbengkalai. “Kami sangat menyayangkan mangkraknya pembangunan Kantor Dinas Pendidikan karena hal tersebut tentunya akan mempengaruhi dunia pendidikan di Lebak,” ujarnya.

Sementara itu, Teguh Eko Saputro, Kabid Tata Bangunan Dinas Cipta Karya ketika ditemui membantah bahwa Proyek lanjutan Pembangunan Gedung Kantor Dinas Pendidikan TA 2014 mangkrak. “Kegiatan tahun anggaran 2014 memang tidak sampai finishing, itu tahap 1 dan akan dilanjutkan tahap 2 pada tahun 2015 ini,” jelasnya.

Ditemui ditempat berbeda Kasubbag Umum Dinas Pendidikan Unang Muslihat berharap Pembangunan Gedung Kantor Dinas Pendidikan dapat segera diselesaikan. Menurut  Unang  gedung UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang digunakan untuk kantor sementara dirasakan  sangat tidak nyaman bagi pegawai Dindik dalam melakukan pekerjaan.

“Selain jaraknya yang sangat jauh, kami juga kesulitan dalam menyimpan arsip-arsip dan dokumen, sehingga banyak arsip yang hilang karena keterbatasan tempat penyimpanan,” keluhnya.

Unang juga menambahkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan UPT SKB Lebak juga terganggu, diantaranya SKB harus menyewa tempat untuk kegiatan pelatihan-pelatihan. (Solihin)
 
Top