GuidePedia

Bogor, Global Post
Dinas pendudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor tetap sigap dalam meberikan pelayanan terhadap masyarakat Kota Bogor yang ingin mengurus surat surat seperti e-KTP, Akte Kelahiran, surat kematian, surat pindah kependudukan dan lain sebagai nya meskipun hingga saat ini pihaknya mengakui bahwa sangat kekurangan baik Fasilitas maupun personil .kantor pelayanan yang berada di Jalan Ahmad Adnawijaya ini setiap harinya dipenuhi oleh masyarakat kota bogor mulai dari subuh hingga sore, mereka (masyarakat-red) pun rela datang  dari jam 04 subuh guna mengambil no antrian yang di sipakan oleh petugas Disdukcapil Kota Bogor.

Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat S. Sos  kepada Global Post mengatakan pihaknya mengakui bahwa kantor tersebut setiap harinya diserbu oleh masyarakat Kota Bogor yang ingin mengurus surat-surat penting mereka, namun sangat di sayangkan bahwa keadaan tersebut membuat pihaknya sedikit kwalahan, pasalnya selain sarana yang belum memadai juga personil sangat terbatas dan akhirnya para staf di kantor tersebut terpaksa bekerja sampai jam 5 sore meski jam kerja hanya sampai jam 3:30, ujar Dody, Selasa (3/3).

Namun demikian hal tersebut tidak menyurutkan tekad bulat para petugas untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap warga kota bogor, terbukti belakangan ini pihaknya menambah nomor antrian dari 300/hari menjadi 400 orang/hari jumlah tersebut dilayani di 6 loket pelayanan .untuk pembuatan e-KTP dan surat pindah serta surat kematian itu bisa selesai dalam sehari, bahkan hitungan jam namun untuk akte kelahiran dan surat-surat yang lainnya bisa memakan waktu 1 minggu atau lebih, tambah Dody.

Dody juga mengintruksikan kepada masyarakat Kota Bogor agar tidak usah subuh-subuh untuk mengambil nomor antrian pihaknya berharap warga bogor datang seperti biasa aja jam 7-8 pagi sehingga tidak jenuh menunggu, harapnya. Pihaknya juga menyampaikan bahwa dinas pendudukan kota bogor tidak pernah melakukan pemutihan sebagai mana informasi yang beredar di masyarakat, pihak Disdukcapil hanya bekerja biasa-biasa aja, normal-normal saja “tidak benar ada pemutihan sebab kalau pemutihan itu ada waktu tertentu dan ada batas-batas tertentu dan yang kami lakukan saat ini adalah pelayanan biasa,” tegasnya.

Masyarakat jangan takut tidak terlayani kalaupun no antrian habis pada hari tersebut kami juga menyediakan nomor antrian tunggu dan bisa di layani esok harinya, tambah Dody.

Hasil pantauan di sekitar lingkungan kantor masyarakat penuh dan sedikit berdesak-desakan di ruang tunggu di depan loket, hal tersebut karena sempitnya ruang tunggu dan kurangnya kursi untuk masyarakat yang sedang mengurus surat menyurat, ditambah lagi tempat parkir yang belum tertata rapi membuat pemandangan kurang nyaman, menanggapi hal tersebut pihak dinas mengakui namun pihaknya tetap akan berusaha memakasimalkan pelayanan sebelum ada penambahan fasilitas baik tempat, personil maupun peralatan lainnya seperti alat rekaman.

Kami sedang berusaha untuk menambah fasilitas dan personil yang ada serta peralatan lainnya seperti alat rekam dan jika itu sudah lengkap kami tentunya akan mengembangkan sayap pelayanan di kecamatan dan kelurahan, tambah Dody lagi.

Saat yang bersaamaan salah seorang warga kota Bogor Asep yang sedang mengurus surat menyurat saat di minta tanggapannya seputar pelayanan Disdukcapil pihaknnya mengatakan pelayanan sudah cukup bagus namun ada baiknya ini masukan buat pemerintah kota bogor agar fasilitas dan personil di tambah lagi sehingga pelayanan akan menjadi lebih baik lagi, harap Asep. (dauri)

 
Top