GuidePedia


Sukabumi, Global Post
Kepala Bidang LLA (Lalu Lintas dan Angkutan) Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Ujang Hamdan, SH. MH menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dalam tahun 2014 hanya 80 persen Angkot (Angkutan Kota) yang melakukan uji layak jalan di Kota Sukabumi. Sedangkan yang dinyatakan lulus, hanya 25 persen.

Untuk itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dalam tahun 2015 ini akan senantiasa berupaya optimal dan secara gencar melaksanakan razia gabungan bersama pihak Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Sukabumi Kota, di seluruh trayek Angkot yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

Maksud dan tujuannya untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi para Pengemudi Angkot masing-masing dan penumpang, dengan senantiasa mematuhi berbagai peraturan dan perundang-undangan lalu lintas, serta melengkapi berbagai kelengkapan surat-surat kendaraan, seperti SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Selain itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi juga akan melakukan uji emisi gas buang kendaraan roda empat, bekerja sama dengan pihak KLH (Kantor Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, dalam rangka upaya menekan sekaligus mengurangi polusi udara di Kota Sukabumi. Karena salah satu penyebab dan penyumbang terbesar terhadap terjadinya polusi udara di Kota Sukabumi, diantaranya diakibatkan oleh emisi gas buang kendaraan.

Kepala Bidang LLA Dishub Kota Sukabumi mengharapkan dengan dilaksanakannya uji emisi gas buang kendaraan ini, standar baku mutu kendaraan roda empat di Kota Sukabumi dapat diketahui dengan pasti dan jelas, apakah sudah atau tidak memenuhi standar baku mutu kendaraan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2006, Tentang Baku Mutu Emisi Kendaraan.
Dikatakan dia, untuk kendaraan yang tidak lolos uji emisi, akan disarankan agar segera melakukan tune up dan uji emisi secara berkala, serta akan dilakukan pemantauan selama 3 sampai dengan 6 bulan ke depan. Menurut dia, hasil dari uji emisi gas buang kendaraan ini akan dijadikan bahan untuk mengukur kualitas udara di Kota Sukabumi melalui uji ambien, yang akan dilaksanakan di sejumlah tempat di wilayah Kota Sukabumi, untuk memenuhi 4 indikator, diantaranya indikator dalam bidang transportasi. Disamping itu, hasil dari uji emisi gas buang kendaraan ini, akan dijadikan patokan dan acuan untuk mengetahui udara di Kota Sukabumi, apakah masih bagus atau tidak. (As/Dm)



 
Top