GuidePedia


Kab. Lebak, Global Post
Di tengah-tengah cuaca yang cerah, secerah hati Ahmad Sobari Selaku Ketua Pelaksana Program P3A di Desa Binong, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Hal ini tampak saat Global Post dan rekan-rekan media yang lain nya menemui beliau, Senin (2/3/15) pekan lalu dalam sebuah wawancara singkat.

Dikatakan Ahmad Sobari dalam penuturannya bahwa pertanian itu adalah suatu sumber energi menuju masyarakat yang berdaulat adil dan makmur, sangatlah penting dan terasa menyentuh masyarakat dan kami kira sangatlah tepat dinas terkait dalam mengglontorkan program kerja seperti ini. “Saya sangatlah apresiatif karena sangat terasa dan tepat sasaran. Dalam dunia pengairan ditengah-tengah masa pecklik seperti saat ini, dimana harga beras  kian melonjak tinggi, tentu solusi yang tepat perlunya pembangunan pengairan untuk membuat irigasi agar persawahan masyarakat yang kering dan tandus bahkan debit air nya yang sedikit bisa tertolong dan  bisa diselamatkan,” katanya.

Beliau (Ahmad Sobari) pun bersyukur kepada dinas terkait atas solusi yang diberikan untuk membantu masyarakat dengan program nyata dan tepat sasara. Dirinya sangat bahagia karena dari sekian banyak desa di Kecamatan Maja cuma 4 desa yang dapat P3A, salah satunya desa Binong, dimana sejak tanggal 30 Februari mulai peletakan batu pertama pembangunan, hingga memasuki hari ke 3 terus berpacu dengan waktu. Karena, kata dia, kalau bukan sekarang kapan lagi, mengingat betapa besarnya dwi fungsi irigasi itu.
“Apa lagi di desa Binong luas persawahan warga 110 hektar, meliputi tiga kampung, salah satunya sang pemilik persawahan itu diantaranya Kampung Cilaja Pasir, Kampung Curug Bandung, dan Kampung Pangerunan. Sementara pengerjannya pun dari warga kampung terdekat, yakni Kampung Cilaja Pasir dan sekitarnya,” ujarnya.

Beliaupun menarget dengan waktu 12 hari akan segera selesai, sehingga rasa optimis didalam membangun irigasi ini tidak akan main-main dan asal-asalan, meski dana yang dikucurkan 35 juta dan jarak rentang material sangatlah terjal bukanlah halangan. “Kalau kita mengerjakannya dengan gotong royong dan penuh kebersamaan, bahkan kita tambah ukurannya atas hasil inisiatif sendiri diluar RAB, tujuannya agar puas dan maksimal di atas rata-rata,” pungkasnya. (Al/Mup)
 
Top