GuidePedia


                                     Tampak Aria Budi,S.Pd. (paling kiri), walikota Bekasi  
                                   DR. H. Rahmat Effendi (tengah) dan Camat Bekasi Utara,
                                          H.Junaedi S.Ip. M.Si (Paling kanan)

Bekasi, Global Post 
Memacu arti pentingnya K3 (Kebersihan Keindahan dan Ketertiban) di lingkungan masing-masing sebagai tanggung jawab kita bersama, penataan lingkungan dengan gerakkan K3 agar Kota Bekasi bisa mempertahankan Piala Adi Pura, tampaknya memnjadi perhatian serius oleh Walikota Bekasi DR. H. Rahmat Effendi. Dalam upaya mewujudkan Kota Bekasi Maju Sejahtera dan Ihsan.

Terbukti dari pantauan Global Post Walikota Bekasi H. Rahmat Effendi, selalu turun  kelapangan meninjau lansung ke titik pembuangan sampah liar, kala itu Walikota Bekasi kaget, melihat masih banyak sampah liar di gang Simbang, tepatnya di RW.04, Jalan Raya Kaliabang Tengah. Kelihatnya Walikota Bekasi marah-marah kepada jajaranya. Justru itu dia perintahkan kepada Camat Bekasi Utara agar segera bersihkan sampah liar tersebut walaupum sampai malam hari, dan lansung diberi pagar, supaya tidak lagi warga menbuang sampah kesini, katanya.

Walikota Bekasi menghimbau kepada seluruh Camat dan Lurah sekota Bekasi agar menugaskan seluruh struktural sebagai koordinator, mengendalikan staf agar selalu memantau lokasi titik pembuangan sampah liar, dan lakukan K3 secara sistematis dan serius, agar tidak ada lagi tumpukkan sampah liar, himbaunya. 
Sementara itu, Camat Bekasi Utara H. Junaedi S.Ip. M.Si dalam perjalanan melaksanakan tugas dari waktu ke waktu dihadapkan pada tantangan yang menuntut selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tidak mudah untuk menata kecamatan harus ada kerjasama seluruh pihak dan butuh pengorbanan, bukan hanya sekedar waktu dan materi saja, tetapi harus ditunjang dengan pemikiran yang handal, serta didukung para staf sebagai tenaga pelayanan publik, maka pihaknya selalu turun langsung kelapangan melakukan gerakkan 3K keberbagai titik pantau kebersihan, sekaligus sosiallisasi pada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya. Demikian dikatakan H. Junaedi selaku Camat Bekasi Utara kepada Global Post dilokasi titik sampah liar di Gang simbang RW.04 kelurahan Kaliabang Tengah.

Lebih lanjut H. Junaedi mengatakan sudah menjadi kewajiban Camat mendukung program Walikota Bekasi DR. H. Rahmat Effendi dalam upaya mewujudkan kenerja, pelayanan yang baik dan prima kepada warga masyarakat Kota Bekasi, khususnya warga Kecamatan Bekasi Utara. Hal ini perlu untuk mempertahankan Piala Adi Pura, oleh karena itu program K3 harus dilaksanakan dengan serius, semula K3 hanya dilaksanakan tiap hari jumat, kini ditambah dengan hari sabtu, kegiatan K3 dimulai dengan membersihkan pedagang kaki lima dan saluran air yang mampet akibat endapan lumpur dan timbunan sampah yang jarang dibersihkan oleh warga masyarakat, seperti disepanjang Jalan Perjuangan, Jalan KH Mochtar Tabrani, Jalan Perwira Raya, Jalan Kaliabang Bungur, Jalan Kaliang Tengah.

Gerakkan K3 ini dilakukan serentak di enam Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, seperti di Kelurahan Kaliabang Tengah, Kelurahan Harapan Jaya, Kelurahan Perwira, Kelurahan Marga Mulia, Kelurahan Harapan Baru, Kelurahan Teluk Pucung, kata putra kelahiran Bekasi yang selalu turun kelapangan di lokasi titik sampah liar agar segera dibersihkan.

Selanjutnya K3 dilakukan dengan sistematis, melakukan pembenahan dilingkungan masing-masing, agar pelaksanaannya tepat sasaran, jalin rasa persaudaraan serta wujudkan suasana yang kondusif dan diharapkan kepada setiap warga  menyiapkan tong sampah supaya bisa diangkut ke TPA, karena Kebersihan Keindahan dan Ketertiban sebenarnya bukan hanya tanggung jawab aparat pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama, diharapkan kepada lurah se-Kecamatan Bekasi Utara, agar menugaskan pejabat struktural sebagai koordinator dalam mengendalikan staf, agar selalu membuat laporan K3 disertai photo kegiatan, dilaporkan ke-Kecamatan lansung setelah sabtu bersih, mengingat pentingnya hal tersebut dari komitmen bersama dalam menuju visi Kota Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan.

Diharapkan agar warga masyarakat, RT RW dan Staf Kelurahan juga staf Kecamatan  ikut memperhatikan linkungannya supaya tetap bersih indah dan tertib dalam kondisi damai tentram dan kondusif, juga mengharapkan masyarakat agar membayar PBB sebelum jatuh tempo. Sebab dengan melunasi pajak PBB tepat waktu berarti turut serta dalam pembangunan Kota Bekasi, demikian mengakhiri perbincangannya dengan Global Post. (Agus)         
 
Top