GuidePedia


                                              Inilah proyek kompromi Dinas PU Pengairan 
                                                            Propinsi Jawa Timur

Surabaya, Global Post
Belum genap 1 Tahun proyek plengsengan yang dikerjakan UPT PSAWS Buntung Kepetingan Surabaya, di bawah naungan Dinas PU Pengairan Propinsi Jawa Timur kondisinya sekarang sudah memprihatinkan. Menurut Keterangan Petugas Kesra di Kantor Desa Jabon Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto, Selasa (10/2/2015) pekan kemarin mengatakan, “proyeknya sudah hancur Mas. Saya selaku prangkat desa sangat tersinggung karena di Balai Desa tidak ada surat tembusan dari Dinas terkait kalau di Desa kami ada Proyek plengsengan,” katanya.

Masih kata perangkat desa tersebut mengatakan, “saya tahunya dari Pekerja dilapangan kalau Proyek ini dari UPT Pengairan Propinsi, Sayangnya Papan Anggaranpun juga tidak ada dilapangan,” ujarnya.
Masih kata kesra, mending kalau proyeknya bagus Mas. Hancur seperti ini ya tidak bertahan lama mutu dan kwalitasnya Jelek. Saya sampai berfikir, bahwa di Desa kami ini dibuat sebagai Ajang Korupsi akibat Proyek Yang Amburadul tersebut. Mark-up ya Pak? Katanya.

Saat ditanya amburadul proueknya sejak kapan, dia mengatakan sejak Bulan November 2014 sudah Ambrol. “Kami Sebagai Petugas Desa juga kena getahnya. Masarakat sering menggunjing kami, lantaran proyek yang amburadul ini. Dan Kami disini sangat Mmngutuk Pelaksananya Mas, kalau bisa segera dilaporkan saja, supaya proyek seperti ini tidak terulang lagi,” pintanya.

Menindak lanjuti prihal tersebut, Global Post coba melayangkan Surat Konfirmasi lengkap dengan Data dan Foto yang ditujukan kepada Kepala Dinas PU Pengairan Propinsi Jawa Timur, Rabu (11/2) pekan lalu, sayangnya hingga brita ini diturunkan belum ada tanggapan dan klarifikasi dari Dinas terakit dan bahkan terkesan  bungkam.

Pendek kata Dinas PU Pengairan Propinsi Jawa Timur mengangkangi (mengabaikan) Undang-Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). (R Hamzah)
 
Top