GuidePedia

Nunukan, Global Post
       Gubernur Kalimantan Utara meresmikan Operasional Instalasi Pengelolahan Air Minum (IPAM) di wilayah Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan  provinsi Kaltara.

Instalasi Pengelolahan Air Minum dengan kapasitas 10 liter perdetik, menghabiskan Anggaran hingga Rp.10.775.527.000.00  yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2013 sebesar Rp.7.653.200.000,00, APBN tahun 2014 sebesar Rp 2.371.666.000 dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Nunukan Tahun 2014 senilai Rp. 750.661.000.

Pada kesempatan yang sama PJ Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga melihat langsung proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Desa Binusan, Kecamatan Nunukan. Setelah itu, Irianto Lambrie juga menekan tombol yang memulai beroperasinya IPA tersebut. Irianto Lambrie usai acara seremonial yang digelar di Kantor Desa Binusan belum lama ini menyebutkan, ”dengan beroperasinya Instalasi Pengolahan Air (IPA), warga setempat sudah bisa menikmati air bersih, karena warga Desa ini (Binusan) kurang lebih 20 tahun belum menikmati air bersih,” ujarnya.

Masih menurut Irianto Lambrie, bahwa warga juga mendapatkan subsidi pemasangan sambungan dari tarif yang seharusnya mereka membayar Rp 2.500.000, hanya dikenakan tarif pemasangan baru sebesar Rp. 300.000. dan warga juga menikmati tarif air subsidi dari Pemerintah setiap kubik  Air yang dinikmati warga hanya dihargai Rp 2.700, ”tarif ini lebih murah dari kajian BPKP yaitu Rp.3.900,” ujarnya.

Selain itu, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara, Masdi, SE juga menjelaskan pula bahwa, Instalasi Pengolahan Air Desa Binusan, Kecamatan Nunukan  bisa dimanfaatkan untuk 700 sambungan rumah atau melayani sekitar 4.200 jiwa. “Saat ini sudah terpasang 129 sambungan rumah dan akan terus dilanjutkan dengan program Pemerintah, memberikan sambungan murah,” ujarnya.

Ditambahkan dia bahwa, IPA Desa Binusan ini dilengkapi dengan intake ponton sebanyak 1 unit, pompa air baku sentrifugal kapasitas 11 liter perdetik sebanyak dua unit, IPA kapasitas 10 liter perdetik sebanyak 1 unit, reservoir kapasitas 200 meter kubik, pompa distribusi sentrifugal kapasitas 10 liter perdetik sebanyak 2 unit, pipa jaringan distribusi HDPE diameter 150-50 milimeter, bangunan penunjang sebanyak 1 unit dan bangunan pelengkap sebanyak 1 unit, ”ujar Masdi selaku Direktur PDAM Nunukan dalam penjelasannya belum lama ini. (RDM/GP)


 
Top