GuidePedia


Kunjungan Komisi V ke Pemkab Garut

Bandung, Global Post
DPRD Jawa Barat mendorong upaya peningkatan pelayanan kesehatan mulai dari sarana dan prasarana, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Garut. Pelayanan rumah sakit, pemerataan tenaga bidan, dokter dan perawat di pedesaan menjadi kendala tersendiri. Pasalnya, kebutuhan hal itu disetiap wilayah berbeda-beda.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Agus Weliyanto mengatakan, sesuai dengan tugas konstitusi anggota dewan diperlukan adanya sinergitas antara DPRD provinsi dan pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka melaksanakan amanat rakyat. Karena itu, DPRD Jabar mendorong relokasi rumah sakit baru, lantaran RSUD Dr. Slamet saat ini kondisinya tidak memungkinkan untuk dilakukan renovasi ataupun penambahan gedung. Selain itu juga mendukung peningkatan pelayanan bidang kesehatan untuk masyarakat Garut.

“Pelayanan rumah sakit ini harus dalam kondisi prima. Mulai dari alat kesehatannya hingga dokter yang menanganinya pun harus ada,” ujar Agus di Kabupaten Garut.

Agus menilai, relokasi RSUD di Kabupaten Garut bukan tanpa sebab, selain luas lahan yang sempit juga padat dengan perkotaan dan akses menuju rumah sakit yang sulit lantaran terkendala kemacetan. Sementara, infrastruktur dan akses jalan harus mendukung untuk keselamatan masyarakat. Namun demikian, terkait relokasi tersebut DPRD Jabar hanya akan menyediakan anggaran untuk infrastruktur bangunan, tidak dengan lahan pengganti untuk relokasi RSUD tersebut.

“Kami akan menyiapkan anggaran untuk itu, tapi lahannya kewajiban Kabupaten Garut,” tegas Agus.
Sementara itu, Direktur RSUD Dr Slamet, Dr Maskut mengatakan, kendala yang dihadapi terkait infrastruktur berpengaruh pada daya tampung yang saat ini kondisinya melebihi kapasitas. Idealnya, dari tiga juta penduduk, hanya sebesar 0,1 persen yang dirujuk ke RS lainnya. Sementara, di RSUD Dr Slamet lebih dari 1 persen. Selain itu, kontradiksi kebijakan tentang rumah sakit tidak boleh menolak pasien justru menimbulkan beban bagi pihak rumah sakit.

“Bagaimana mau meningkatkan pelayanan jika infrastruktur belum siap, terlebih dengan kurangnya alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit,” ujar Dr Teni.

Pemantauan pelaksanaan kegiatan dari Komisi V DPRD Jabar dihadiri berbagai unsur dari pemerintah Kabupaten Garut. Turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Garut, DR. Helmi Budiman dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang dihadiri Kadinkes, Dr. Teni. (Herman. S)
 
Top