GuidePedia

Subang, Global Post
Jajaran Polres Subang menangkap lima remaja terkait aksi pengeroyokan dan penganiayaan salah seorang remaja, Dwi Heri (17) di Jalan Ade Irma Suryani, Subang, sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (2/2/2015) lalu. Dalam aksinya mereka mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa celurit.

Kelima orang yang mengeroyok Dwi Heri diantaranya LM (22), warga Pagaden Barat, Subang; AK (23) asal Sukamelang, Kota Subang; AS (21) dari Kota Subang; AH (23), warga Cibogo, Subang dan; AI (24), asal Kota Subang. Sementara tiga orang lainnya berinisial Y, A dan B menjadi DPO dan dalam pengejaran petugas.

Peristiwa ini terjadi ketika pukul 01.30 WIB. Saat itu Dwi membeli rokok di sebuah pedagang kaki lima di area Wisma Karya di Jalan Ade Irma Suryani. Di lokasi, delapan orang pelaku itu sudah lebih dulu ada di sana.

Melihat delapan orang yang ia kenalinya itu, Dwi berusaha kabur dengan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Laju motor Dwi terkejar para pelaku. Mereka langsung melakukan pengeroyokan dengan menggunakan botol minuman dan senjata tajam. "Terjadi pemukulan dan penganiayaan terhadap seorang warga, oleh delapan orang warga. Mereka menggunakan senjata tajam dan botol,sementara motor korban dibakar," kata Wakil Kapolres Deddy Supriyadi saat ekpose perkara di Mako Polres Subang, Rabu (4/2/2015).

Akibat aksi pengeroyokan tak seimbang itu, DH warga Kampung Ciloa, Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Subang, itu terkapar bersimbah darah dan dilarikan ke RS PTPN Subang. Bagian Kepala korban luka karena dipukul tangan dan botol. Sementara bagian tubuh korban mengalami sobek terkena sabetan senjata tajam.

Selain menganiaya korban, delapan orang itu membakar sepeda motor jenis Yamaha Zupiter MX Nopol T 4589 UB, yang dikemudikan Dwi. Diduga, baik korban maupun pelaku ini dari dua kelompok geng motor yang kerap bentrok.

Petugas yang sedang melaksanakan operasi dengan sandi Bina Kusuma, langsung terjun ke lokasi. Saat itu, korban ditemukan dalam keadaan terkapar dan motornya sudah terbakar. Korban langsung dilarikan ke RS PTPN Kabupaten Subang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Polisi langsung bergerak untuk memburu para pelaku pengeroyokan dan pembakaran kendaraan korban. Aparat berhasil menangkap lima dari delapan pelaku pengeroyokan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kelima pelaku ini dijebloskan ke balik jeruji. "Semua pelaku pengeroyokan dikenai pasal 70 KUHP dengan ancaman enam tahun penjara," pungkas Wakapolres kepada media saat ekspose perkara. (Herpan/Ua Manto)
 
Top