GuidePedia

Pontianak, Global Post
PDAM Tirta Kubu Raya  2014  tidak menerima dana bantuan penyertaan modal dari APBD Kabupaten Kubu Raya. Padahal sebelumnya PDAM Tirta Kubu Raya sudah mengajukan dana proposal senilai Rp 6.2 milyar melalui Pemkab Kubu raya untuk pembangunan pengembangan jaringan PDAM. "Sampai akhir Tahun ini dari APBD tidak ada,”  jelas Uray Wisata  Direktur PDAM Tirta KKR belum lama ini di ruang kerjanya.

Kendati tidak menerima kucuran dana dari APBD untuk penyertaan modal namun di tahun tahun sebelumnya, PDAM KKR  mendapatkan bantuan dari Satker Air Minum Ditjen Cipta Karya Provinsi Kalbar. Bantuan tersebut untuk pemasangan jaringan instalasi pengolahan air di beberapa tempat di Kubu Raya. Selain itu untuk menopang biaya operasional Kubu Raya hanya berasal dari jumlah setoran pelanggan. Boleh di bilang pakai biaya sendiri, tegas Uray.

Diakuinya, sampai saat ini PDAM Kubu Raya belum terlalu maksimal dalam hal pelayanan ketersediaan air minum khususnya di Kubu Raya, namun di sisi lain PDAM akan terus memaksimalkan pelayanan terhadap pelanggan, sebagai contoh saat sekarang jumlah pelanggan mencapai 14 ribu pelanggan, dan direncanakan tahun 2015 PDAM Kubu Raya akan menargetkan penambahan pelanggan mencapai 21 ribu.

Saat ini biaya operasional cukup besar, karena itu pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah terhadap kelangsungan PDAM di Kubu Raya sangat di harapkan, hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) nomor 16  tahun 2005 kewajiban pemerintah daerah dalam hal pengembangan system ketersediaan air minum di tiap daerah. (Miftah)
 
Top