GuidePedia

Sergai, Global Post - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, Rabu (21/1) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H yang diadakan oleh SMK N 2 dan SMP 3 bertempat dilapangan SMK N 2 Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah.

Kedatangan rombongan yang disambut hangat oleh para guru dan ratusan siswa sekolah tersebut merupakan sebuah bukti bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai sangat peduli terhadap kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh lembaga pendidikan khususnya keagamaan.

Hadir mendampingi Bupati Soekirman Kadis Pendidikan Drs. Joni Walker Manik, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Sei Rampah Drs. Dimas Kurnianto SH, Al Ustadz Sulaiman, tokoh masyarakat, tokoh agama, para siswa/siswi dan undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Bupati Soekirman dalam sambutannya berharap  peringatan Maulid Nabi tidak hanya sekedar seremoni saja, akan tapi hendaknya dijadikan momentum untuk memperkuat iman dan memperkokoh ketaqwaan serta aqidah. Hal ini tentunya dapat kita jadikan juga sebagai tolak ukur umat manusia agar mampu melaksanakan syariat Islam dalam penghidupan sehari-hari sesuai ajaran dan petunjuk Nabi sekaligus perintah Allah SWT, papar Soekirman.

Disamping memperkuat iman dan memperkokoh aqidah, lanjut Bupati Soekirman, peringatan Maulid Nabi juga bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat dalam menjalani kehidupannya sekaligus untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan agar terjalin lebih erat. Selain itu perlu juga adanya rasa saling kompak, karena semua akan berdampak pada  kemajuan pembangunan yang bermuara kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, ungkap Bupati Ir .Soekirman.

Diakhir sambutannya Bupati Soekirman berpesan kepada seluruh siswa  agar selalu bangga bersekolah di SMK N 2 dan SMP N 3 ini meskipun berlokasi di perkampungan tetapi tidak kalah dengan sekolah-sekolah diperkotaan, karena sekolah ini juga mampu menghasilkan siswa yang berprestasi, pungkas Ir. Soekirman.

Sementara itu  dalam tausyiahnya Al Ustadz Sulaiman mengibaratkan komponen umat islam seperti lima jari. Jari-jari tidak akan menggenggam kuat bila tidak bersatu.  Baik itu jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis maupun jari kelingking.

Jari-jari tersebut saling memegang peranan penting. Jari jempol merupakan ummat islam perumpamaan seorang pemimpin atau umaroh yang kuat. Jari telunjuk, diibaratkan orang kaya. Memiliki banyak harta namun konsisten mengeluarkan hartanya untuk islam. Jangan kaya, tapi sulit untuk bersedekah. Kemudian ada jari tengah yang bermakna netral yakni para ulama. Perumpamaan Jari manis, merupakan para pemuda. Semua harapan ummat islam, bangsa dan negera ini kembali ke pemuda. Dan yang terakhir kelingking ini ibarat perempuan dimana dibalik kesuksesan pria pasti ada wanita hebat dibelakangnya, ungkap Ustadz Sulaiman.S. (Buyung Nasution)
 
Top