GuidePedia

Lebak, Global Post
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, pada tahun 2014  melakukan rehablitasi  beberapa bangunan  puskesmas yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Lebak. Program yang ditujukan bagi peningkatan mutu pelayanan pada masyarakat tersebut salah satunya adalah rehabilitasi gedung Puskesmas Kolelet Rangkasbitung.

Proyek rehabilitasi gedung Puskesmas kolelet rangkasbitung yang kini hampir selesai, diduga dikerjakan asal-asalan oleh pihak yang melaksanakanya. Pengamatan Global Post  terdapat sejumlah ruangan yang terkesan tidak maksimal dilakukan perbaikan, seperti pemasangan kaca yang tidak rapi, sehingga membuat kaca cepat pecah. Selain itu terdapat dinding yang retak -retak di bagian depan juga  tidak adanya penggantian wastafel. Proyek  yang dibiayai dari APBD Perubaham Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2014 sebesar  Rp 138. 399.000 dikerjakan  oleh CV. Java Mutiara Karya Utama.

Sementara itu Ketua LSM SAMUDRA MPD Lebak  Ade Irwan sangat menyesalkan atas hasil yang dikerjakan oleh pihak pelaksana proyek itu. Menurutnya, proyek tersebut harus diselidiki, karena pihaknya menilai ada dugaan mark up yang tidak sedikit dari pekerjaan itu. ”Apa yang dikerjakan oleh CV. Java Mutiara Karya Utama tidak sejalan dengan upaya pemkab Lebak dalam meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat dengan tersedianya fasilitas  kesehatan yang memadai,” demikian komentar Ade Irwan.

Selain itu Irwan meminta Dians Kesehatan Kabupaten Lebak  melakukan monitoring terhadap pekerjaan rehabilitasi puskesmas yang dilaksanakan pemborong, serta bertindak tegas kepada pemborong yang melakukan pekerjaan  tidak sesuai bestek yang tertuang dalam kontrak kerja. (Solihin)
 
Top