GuidePedia

Rangkasbitung, Global Post 
Program pembangunan sanitasi masyarakat (Sanimas) berupa MCK Plus oleh pemerintah provinsi Banten disambut positip warga kampung Bojong Asem Kelurahan Rangkasbitung Barat. Warga sangat bersyukur dibangunnya sanitasi tersebut. Selain sebagai upaya agar tidak lagi buang hajat ke sungai, warga juga akan bisa memasak menggunakan bio gas dari kotoran sanitasi tersebut.

Ketua KSM Gunung Tanjung Mandiri M. Apipudin mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (SDAP) Provinsi Banten yang telah merealisasikan program penyediaan Air bersih berupa kegiatan pembangunan MCK Plus di Kelurahan Rangkasbitung Barat. “Pembangunan MCK Plus saat ini berjalan dengan baik, kalaupun ada kendala seperti cuaca dan transportasi material, namun kendala tersebut menjadi tantangan agar dapat menyelesaikan  sesuai dengan target yang diinginkan,” kata Apipudin.
Dalam pelaksanaan pembangunan KSM mengutamakan  masyarakat sekitar  sehingga akan timbul rasa memiliki.  Kegiatan ini mengandung konsep pemberdayaan masyarakat untuk menjadikan masyarakat aktor utama dalam proses perencanaan, pembangunan, operasional dan pemeliharaan fasilitas sanitasi dengan tujuan agar fasilitas yang terbangun dapat memberi manfaat berkelanjutan.

Sementara itu Lurah Rangkasbitung Barat Asep Suparlan menyambut baik dan bersyukur adanya pembangunan MCK Plus. Menurut Asep program ini sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi yang layak. Kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan di kampung Bojong Asem dengan harapan dapat meningkatkan pola hidup masyarakat.

“Rangkasbitung Barat khususnya kampung Bojong Asem sangat membutuhkan sanitasi yang layak. Menurut Asep Kebutuhan sanitasi yang layak adalah hak masyarakat dan pemerintah harus menyediakannya. Untuk itu pihaknya memberikan apresiasi untuk Dinas SDAP Banten yang telah menyalurkan Program Sanimas 2014 di Rangkasbitung Barat. (Solihin)
 
Top