GuidePedia

Garut, Global Post
Tingginya curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini telah menimbulkan betapa prihatinnya kondisi jembatan gantung (Rawayan) Cilaki yang merupakan jalur penghubung antara masyarakat di Kampung Cisewu (Garut) dengan Cidaun (Cianjur).

Padahal pada tahun 2013 jembatan tersebut katanya sudah mendapatkan bantuan perbaikan, namun sayang hanya sampai pondasi saja yang memang sampai saat ini tidak bisa digunakan.

Sementara mobilitas masyarakat yang menggunakan Rawayan tersebut cukup tinggi terutama pertukaran perekonomian antara kedua Kabupaten di Jawa Barat Selatan tersebut.

”Saya barusan menghitung kendaraan roda dua yang membawa hasil bumi (Cabe) ke arah Cisewu dalam satu jam saja melebihi dari lima belas motor,” cetus Kapten Infantri M. Hendi selaku Danramil 1123/Cisewu yang pada hari Rabu (24/12/2014) mendampingi Camat Cisewu melakukan blusukan ke daerah tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan melihat kondisi ini, padahal menurut informasi yang saya terima bahwa memang benar pada pertengahan tahun 2013 Rawayan ini sudah mendapatkan bantuan, hanya sayang sekali baru pondasi saja, Insya Allah kami akan coba ajukan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Garut agar hal ini segera diatasi,” demikian diungkapkan Caca Rifa’i S.Pd, M.Si selaku Camat Cisewu.

Panjang Rawayan sekitar 80 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter ini bagian bawahnya hanya disanggah oleh kawat kecil dan papan kayu yang sudah mulai rapuk dengan tali gantungan jembatan yang cukup ngeri untuk dilewati ini makin hari makin memprihatinkan, hal ini disebabkan dari banyaknya pengguna jalan yang diperparah dengan curah hujan yang cukup tinggi.

”Ya kalau Pemerintah Kabupaten Garut tidak peduli dengan kondisi ini, cukup kami sesalkan, sebab ini satu-satunya jalur warga dalam melakukan komunikasi perekonomiannya, bahkan selain ekonomi ini mendukung terhadap pendidikan serta kesehatan, sebab yang saya lihat ternyata jika ada pasien dari wilayah Cimaragang (Cidaun Cianjur) ternyata banyak yang di rujuk/rawat ke Puskesmas DPT Cisewu,” ujar Deden Farid selaku Tokoh Pemuda Kecamatan Cisewu. (Syaiful Noor)

 
Top