GuidePedia

Barus, Global Post
Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) didampingi Kodim 0211/TT menyerahkan 20 Hand Traktor dan 25 pompa air pada  Pencanangan Ketahanan Pangan dari Dinas Pertanian dan Gerakan Swasembada Pangan yang bekerja Sama Pemkab Tapteng dengan Kodim 0211 TT yang berlangsung di lapangan merdeka Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (19/1).

Dalam laporannya Kadis Pertanian Tapanuli Tengah Dompak Simanjuntak mengatakan 20 traktor 25 pompa air yang berasal dari  anggaran APBN 2014, dan untuk tahun 2015 akan ada lagi. “Kita mengharapkan dipergunakan sebaik baiknya, terus di rawat tujuan dengan adanya bantuan ini untuk peningkatan produksi pertanian. Kita juga ada MOU dengan Kodim 0211 Tapteng  untuk mendampingi para ketua kelompok tani, artinya pendampingan itu dari Babinsa yang sudah mendapat pelatihan pertanian untuk mendampingi para kelompok tani dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah masing- masing,” jelasnya.

Sedangkan Dandim Tapteng Letkol Inf  Indra Kurnia S.sos dalam sambutannya menerangkan bahwa sesuai dengan Intruksi Bapak Peresiden Joko Widodo agar Kementrian Pertanian Menggandeng TNI  dalam rangka mewujudkan ketahanan sandang pangan, seperti kita ketahui negara kita negara agraris, pada bulan Desember 2014  kemarin dalam acara penyuluhan pertanian yang di adakan di Kalimantan diintruksikan kepada kami setiap Jajaran Korem dan Kodim untuk membantu Dinas Pertanian di masing masing dinas. Oleh karenanya seluruh Korem dan Dandim sesuai petunjuk presiden mengintruksikan untuk membantu pihak pertanian,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Letkol Inf  Indra Kurnia S.sos, menggandeng TNI yang dimaksud Bapak Presiden adalah untuk diperdayakan ketahanan pangan pertanian maka momentum peyerahan alat pertanian ini penandatangan mou dan peletakan batu pertama pembangunan irirgasi, kami sudah di intruksikan agar setiap Babinsa  kami sebanyak 18 orang mendampingi setiap kelompok tani, katanya.

“Kami sudah di bekalai pola tanam padi ada jarwo jajaran legowo kita gunakan satu hektar sebagai percontohana dan kita juga sudah mendapat pelatihan bagaimana mengelola bahan–bahan organic yang brasal buah–buahan. Setiap anggota juga sudah mendapat pelatihan pengenalan pengelolaan pupuk organik. Sekarang ini Babinsa berjuang untuk ketahanan pangan, kami menyambut baik MOU ini untuk memajukan Pertanian dan Peningkatan Produksi padi petani di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah,”  ujarnya lagi.

Sambutan Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung mengatakan dalam rangka meningkatkan swasembada pangan karena pangan adalah salah satu kebutuihan pokok manusia. “Kita harus senantiasa berusaha dengan gigih untuk meningkatkan ketahanan pangan ini. Karena pangan adalah salah satu kebutuhan pokok dasar manusia yang tidak ada substitusinya dan tanpa di sadari telah terjadi peningkatan kebutuhan terhadap pangan akibat jumlah penduduk yang terus bertambah. Kabupaten Tapteng Terdiri 20 Kecamatan  dari jumlah penduduk  343.805 dan bekerja sebagai petani hampir 80 persen  dengan luas lahan padi sawah di Tapanuli Tengah adalah 15.238 hektar,” ujar Bupati.

Dalam upaya peningkatan pangan jaringan penanaman social pemerintah melakukan upaya khusus untuk peningkatan produksi padi di antaranya melalui alat –alat pertanian hand traktor dan pompa air, perbaikan jaringan irigasi bantuan pupuk, bantuan benih, pendampingan oleh bintara Pembina desa (bainsa) dan pemdampingan oleh penyuluh dimana pada  bulan desember 2014 telah di lakukan upaya khusus kontingensi yaitu bantuan hand traktor 20 unit  dan 25  pompa air masing–masing untuk mendukung upsus (upaya khusus) peningkatan produksi padi di perlukan kerja sama penyulu pertanian lapangan dan bintara Pembina desa yang lebih baik diharapkan dapat meyelesaikan permasalahan lapangan.

Dan untuk babinsa di harapakan dapat menyelesaikan permasalahan pelayanan kepada masyarakat khsusnya petani, sedangkan penyuluh pertanian lapangan saya tekankan agar lebih focus pada permasalahan tehnis pertanian sehingga terjadi kesinambungan antara PPL dengan Babinsa Dalam pelaksanan kegiatan UPSUS, tandas Sukran Jamilan Tanjung.

“Saya juga mengingatkan kepada kepala kantor penyuluh pertanian agar senantiasa mendorong dan memotivasi setiap PPL untuk melakukan pendampingan kepada kelompok tani menyusun rencana defenitip kebutuhan kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi dan secara bersama sama dengan komisi pengawas pupuk dan pestisida untuk melakukan monitoring pendistribusian pupuk bersubsidi sehingga dapat tersalur kepada kelompok tani dengan  enam tepat, tepat waktu, jumlah, mutu, harga, tempat dan jeneisnya. Lalu kepada kepala dinas pertanian dan peternakan agar melakukan recofusing kegiatan UPSUS peningkatan produksi padi tahun 2015 dan selalu koordinasi dengna dinas pertanian Sumut, sehingga anggaran untuk UPSUS ini dapat lebih di tingkatkan alokasinya,” urai Bupati.

Penyerahan bantuan alat pertanianyang diserah terimakan merupakan wujud keseriusan pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk meningkatkan kesejateraan petani. “Saya mengaharapkan kepada petani penerima bantuan ini agar mempergunakan dengan baik serta merawatnya,” ungkapnya.

Usai menandatangani MOU dengan kodim 0211 TT bersama Dandim 0211 TT Letkol Inf Indra Kurnia S.sos, Plt Bupati Tapteng juga mencoba mengoperasikan satu unit hand traktor, tanda semua bantuan dari dinas pertanian itu sudah siap pakai. Kepada kelompok tani diharapkan menjaga dan merawat setiap bantuan dari pemerintah.

Kemudian PLT Bupati, Dandim dan rombongan berangkat ke wilayah pertanian desa yang terletak di wilayah desa gabungan hasang,  bupati bersama rombongan dandim, camat, warga petani desa gabungan hasang melakukan peletakan batu pertama pembangunan saluran irigasi untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan.

Pada kesempatan itu Bupati juga berdialog dengan sejumlah petani daerah itu tentang pola tanam dan pembangunan saluran irigasi yang nantinya dapat meningkatkan  produksi pertanian di wilayah Barus khususnya desa gabungan hasang .

Salah seorang petani  Puddin Sihombing (45)mengatakan terima kasih kepada PLT Bupat Tapteng Sukran Jamilan Tanjung dan Dinas Pertanian  yang telah memberikan bantuan Hand Traktor pompa  air dan  perbaikan saluran irigasi yang nantinya dapat meningkatkan produksi pertanian  di Tapanuli Tengah Kususnya desa gabungan hasang, ujarnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Kasdim 0211 Tapteng Mayor Inf Jhon Efendi Situmeang pimpinan SKPD Tapteng, Muspika dan camat, pimpinan pertanian kecamatan, kelompok tani, para penyuluh pertanian lapangan. Kegiatan juga di ikuti oleh sejumlah Kabid Pertanian, Kabid Tanaman Pangan Dan Hoticultura, Kabid Peternakan Hotbarita Hutagalung, Sekretaris Nurhalimah Hutagalung. (Shs)
 
Top