GuidePedia

Bandar Lampung, Global Post 
Sosok Brigpol Kadim merupakan Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polda Lampung yang bertugas di Kepolisian Sektor Tanjung Karang Pusat yang ditempatkan  di Kelurahan Durian Payung.

Kadim merupakan anggota Bhabin terbaik yang dimiliki jajaran Polda Lampung.dengan prestasinya, mengantarkan ia untuk bertemu Presiden Joko Widodo di istana negara guna  menerima penghargaan sebagai salah satu Bhabinkamtibmas terbaik.

Ia mendapat Kompolnas Word, hal ini di sampaikan Kabid humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih saat jumpa Pers pada selasa 20 Januari 2015 di Graha Jurnalis Polda Lampung.

Menurut Kabid humas Sulistyaningsih, Brigpol Kadim pantas mendapat penghargaan itu mengingat tugas dan tanggung jawabnya sangat berat. ia bekerja dengan  penuh keiklasan keramahan, kearifan, kesabaran serta tanpa  mengenal waktu.

Selain hal tersebut ia aktif mensosialisasikan tentang kesadaran hukum (Kadarkum), dan ia bersikap terbuka pada  masyarakat. Berkat kedekatanya  dengan  masyarakat  membuat ia dengan mudah menyelesaikan suatu masalah yang ada di lingkungan ia bertugas, katanya.

Dikatakan Sulis, Brigpol Kadim meraih predikat sebagai Bhabinkamtibmas terbaik  karena ia berhasil menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah, ujar bunda Sulis panggalian akrab Wartawan pada Sulistyaningsih.

Brigpol Kadim saat jumpa pers ia berbagi pengalaman ketika menyelesaikan permasalahan yang ada dilingkungan tempat tugasnya. Ia juga mengenalkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Bhabinkamtibmas pada anak istrinya.

Menurut Kadim suatu saat ia patroli dilingkungan tempat  tugasnya, waktu sudah larut malam ia mendapatkan tempat kos wanita seorang mahasiswi  masih ada tamu lalu ia menegurnya karena sudah larut malam, namun apa yang ia dapat bukanya terima kasih malah ia di semprot oleh mahasiswi tersebut. Katanya mengganggu dan suka ikut campur urusan orang. Ia kaget  mungkin mahasiswi tersebut  merasa terganggu. Selang beberapa minggu kemudian mahasiswi yang ia temui itu menangis histeris, ternyata penyebabnya pacarnya yang saat itu ia tegur tidak mau bertanggung jawab, dan orang tua mahasiswi itu hanya bisa meratapi nasib anaknya dan ikut menangis, yang  akhirnya ia mencoba membantu mahasiswi dan orang tuanya untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polsek, jelas Kadim menceritakan sekilas pengalamanya  yang ia rasakan sebagai Bhabinkamtibmas. (Misrul/Helmi)
 
Top