GuidePedia

Bandung, Global Post
Setelah setahun lebih dilantik menjadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan wakilnya Oded M Danial mulai merealisasikan janjinya saat kampanye pada pilwalkot lalu.Salah satu janjinya adalah pemberian dana Rp. 100 Juta kepada setiap RW, karang taruna, LPM, dan PKK setiap kelurahan di Kota Bandung.

Emil, sapaan karib Ridwan mengatakan, dana Rp 100 juta ini sudah diketok palu oleh dewan dan masuk dalam APBD Kota Bandung 2015. “Ini anggaran saat (janji) kampanye. Ini harus digunakan sesuai aspirasi masyarakat,” katanya kepada wartawan, Minggu (4/1/2015).

Emil pun menjanjikan di 2015 akan banyak program yang digulirkan olehnya. Bahkan, Pemkot Bandung sudah menganggarkan modal usaha untuk 25 orang dan semua itu sudah disetujui dewan dan disahkan di APBD 2015.

Orang nomor satu di Bandung yang didukung Partai Gerindra dan PKS ini menjelaskan, dana itu diprioritaskan untuk perbaikan insfrastruktur dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, bahkan mereka pun dilibatkan.

Kendati begitu, lanjutnya, anggaran itu tidak diberikan dalam bentuk dana segar. Tapi terlebih dulu warga mengajukan permohonan pelaksanaan kegiatan kepada setiap kecamatan tempat mereka tinggal.

“Jadi dana itu harus digunakan untuk kegiatan. Saya minta, 70 persen dari anggaran itu digunakan untuk perbaikan infrastruktur dan program kebersihan. Nah, sisanya yang 30 persen, boleh untuk lain-lainnya,” ujarnya.

Nantinya, program perbaikan insfrastruktur dan kebersihan tidak hanya digarap oleh RW, tapi PKK, LPM, dan karang taruna ikut andil kerja bersama-sama membangun Kota Bandung. Misalnya, seperti kegiatan biopori, perbaikan gorong-gorong, pengadaan tempat sampah dan yang berkaitan dengan insfrastruktur dan kebersihan lainnya.

“Jadi tahun 2016 teh kita sudah bersih dan infrastrukturnya beres. Jadi tahun depannya (2017) bisa menggarap pemberdayaan ekonomi dan sosial. Tahun ini mah PKK juga wayahna ikut Pak Wali. Dana PKK dipakai untuk kebersihan, sok geura kreatif bikin apa saja,” tandasnya. (Arv)
 
Top