GuidePedia

Nunukan, Global Post
Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Linud 433 Julu Siri, kembali berhasil mengamankan sedikitnya 312 botol minuman keras (Miras )asal Negeri Jiran Tawau Sabah (Malaysia) pada Rabu, (14/1) lalu. Peredaran minuman keras dari Negeri Jiran Malaysia ke Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan sepertinya tak kenal surut bahkan terus berlanjut.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433 Julu Siri, Letkol Inf Agustatius Sitepu, M.Si kepada wartawan mengatakan, sebelum dilakukan penangkapan terhadap salah seorang pria yang berinisial R di pelabuhan Tunon Taka Nunukan, anggotanya melaksanakan sweeping terlebih dahulu Pada pukul 16, 00 Wita, kemudian anggota Staf Intel memantau aktivitas kapal dan speedboat resmi jurusan Nunukan-Tawau Malaysia yang baru saja tiba dan sedang berlabuh di pelabuhan.

Masih menurut Komandan Satgas Pamtas Yonif Linud 433 Julu Siri Letkol Inf Agustatiu Sitepu, bahwa sekitar pukul 18.30 Wita, kemudian anggota memeriksa seorang Pria yang berinisial R berusia kurang lebih 21 Tahun bekerja sebagai buruh pelabuhan yang sedang membawa sebuah gerobak berisi lima kantong plastik dan tiga dus dari arah pelabuhan. Setelah diperiksa, ternyata dalam kantong plastik maupun dus tersebut berisikan 312 botol Minuman Keras,” ujarnya.

Letkol Inf Agustatiu Sitepu, M.Si selaku Komandan Satgas Pamtas menambahkan,  bahwa dari 312 botol Miras yang dimaksud, masing-masing terdiri dari 264 botol Red Bull Whyski dan 48 kaleng Royal Stout. Barang tersebut diduga milik seorang penjual minuman di Pasar Baru Nunukan, Kelurahan Nunukan Utara yang dibeli dari Tawau Malaysia untuk dijual kembali.

Peran R hanya sebagai buruh pelabuhan disuruh untuk membawa barang dari kapal ke Pasar Baru Nunukan. Selanjutnya barang bukti miras diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas YL 433/Kostrad kemudian akan diserahkan kepada pihak yang berwenang,” terangnya. (Tim)

 
Top